Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Halalkan Serangan “Mavi Marmara”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2010 15:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski telah melanggar hukum internasional dan telah membantai relawan, PM Israel Benyamin Netanyahu membenarkan tidak melihat adanya pelanggaran hukum dalam serangan terhadap kapal Mavi Marmara, Mei lalu.

Di hadapan Komisi Penyelidikan, ia mengaku memerintahkan militer untuk menghindari jatuhnya korban.

Nentanyahu, seperti yang telah diduga sebelumnya, membela serangan berdarah terhadap konvoi kapal bantuan Mavi Marmara, 31 Mei lalu. Hal tersebut dikemukakannya selama proses pemeriksaan oleh Komisi Penyelidikan di Yerusalem.

Netanyahu mengatakan, ketika hendak dihentikan, konvoi kapal berupaya menembus blokade laut menuju Jalur Gaza. Penyerbuan dengan menggunakan helikopter dan perahu karet merupakan jalan terakhir, demikian katanya. Sebelumnya upaya diplomatis untuk menggerakkan konvoi kapal agar memutar arah, menemui jalan buntu.

“Bukan kapal perdamaian, melainkan kapal kebencian,” ujarnya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Angkatan Laut kita tidak memiliki pilihan lain selain menyerbu kapal tersebut. Di lima kapal yang lain tidak terdapat aksi perlawanan. Hanya di atas kapal terbesar saja situasinya berbeda. Itu bukan kapal perdamaian, melainkan kapal kebencian. Mereka bukan pasifis, bukan pula aktifis perdamaian, melainkan pendukung fanatik gerakan terorisme,” katanya dalam pernyataan pembuka yang berlangsung selama setengah jam tersebut.

Citra lebih penting

Pemerintah juga sempat mempertimbangkan dampak negatif terhadap citra Israel di mata dunia internasional. Netanyahu juga mengatakan, pertemuan tersebut tidak membahas secara rinci langkah yang harus diambil militer.

“Orang-orang  yang saat ini mengaku tidak berwenang dalam hal militer, justru nantinya akan memutuskan apa yang terjadi dengan Iran dan apa yang harus dilakukan menanggapi ancaman Hamas dari Jalur Gaza,” kata Moshe Negbi, komentator di sebuah radio Israel menanggapi kesaksian Netanyahu.

Media-media Israel sebelumnya menulis, selama proses tanya-jawab Netanyahu seringkali memberi kesaksian samar atau meminta Komisi menunggu hingga pemeriksaan tertutup.

Ia juga mengatakan, semua operasi berada di bawah kendali Menteri Pertahanan Ehud Barak. Barak dan Kepala Staf Militer, Gabi Ashkenasi akan diperiksa oleh Komisi Turkel dalam waktu dekat.

Juni lalu, penyidik utama aksi militer Israel terhadap konvoi kapal bantuan untuk jalur Gaza dimulai. Komisi yang juga beranggotakan dua warga Israel lain, dipantau oleh dua warga asing.

Sebelum ini, Israel menolak adanya penyidikan internasional yang independen terhadap aksi militer yang menewaskan 9 aktivis internasional  akhir Mei lalu.

Sebagaimana diketahui, Zionis-Israel membentuk sendiri tim penyelidik musibah kapal Mavi Marmara. Tim yang mendapatkan persetujuan dari kabinet, menempatkan PM Benyamin Netanyahu menjadi pemimpin investigasi. Selain itu ada anggota lain;  Jaakov Turkel, mantan Ketua Mahkamah Agung Israel. Shabtai Rosenne, Amos Horev, serta dua pengamat asing yang memiliki hubungan dekat dengan Israel, William David Trimble dan Kenneth Watkin. [ddwd/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Tutup Masjid Taiba di Hamburg
Tulisan selanjutnya “Perang Para Jenderal” di Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?