Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yahudi Minta Tanah Ditukar Orang Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 September 2010 16:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman menginginkan agar perbatasan antara Israel dan Palestina digambar ulang, tujuannya adalah untuk mengeluarkan orang-orang Palestina.

Berbicara pada rapat mingguan kabinet, Liebereman mengajukan usulan perubahan dasar perundingan damai dengan Palestina, yang mana katanya “haruslah bukan tanah untuk perdamaian, tapi pertukaran antara tanah dengan orang,” kutip AP (19/9).

Lieberman menjelaskan, perbatasan harus digambar ulang sehingga warga Israel keturunan Arab, yang jumlahnya mencapai 20% dari total warga Israel, akan berada di bagian Palestina, sementara para pemukim Yahudi berada di wilayah bagian Israel.

Menurutnya, kewarganegaraan harus menjadi isu utama dalam perundingan damai, “mengingat Palestina menolak mengakui Israel sebagai sebuah negara Yahudi,” kata Lieberman sebagaimana dilansir Haaretz.

Pihak perunding Palestina kabarnya telah mengakui hak keberadaan Israel, tapi bukan sebagai sebuah negara Yahudi, karena jika demikian maka hak para pengungsi untuk kembali akan terhalangi dan melanggar hak-hak penduduk Israel non-Yahudi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemimpin Palestinian National Initiative (PNI) Mustafa Barghouti mengatakan, permintaan agar Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi merupakan upaya untuk melegitimasi pembersihan etnis tahun 1948 oleh Yahudi atas bangsa Palestina. Dia menyebut usulan Lieberman itu sebagai usulan rasis yang merupakan “sebuah bentuk lain dari pembersihan etnis.”

Lebih lanjut Barghouti menegaskan, pernyataan Lieberman merupakan bagian dari upaya memprovokasi Palestina. Beberapa pejabat tinggi Israel telah berulang kali mengeluarkan pernyataan guna mengacaukan perundingan, yang sengaja dilakukan sehingga mereka memiliki alasan untuk menyalahkan Palestina karena perundingan tidak berjalan mulus.

Usulan Lieberman itu pertamakali diungkapkan beberapa tahun lalu, pada saat perundingan berada dalam titik rawan, di mana Netanyahu menolak untuk menghentikan pembangunan pemukiman di atas tanah bangsa Palestina yang mereka duduki meskipun dikecam masyarakat internasional.

“Tidak ada loyalitas, tidak ada kewarganegaraan” adalah slogan kampanye partai sayap kanan Lieberman, Yisrael Beitenu. Menlu Israel kelahiran Soviet itu berulang kali mengajukan usulan peraturan terkait loyalitas untuk menggusur warga keturunan bangsa Palestina. [di/maan/ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yerusalem Diisolasi Tembok Beton Israel
Tulisan selanjutnya Ahmadinejad: Masa Depan Milik Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Berita
5 September 2026 10:14
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?