Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hamas: Mesir Gunakan Pintu Perbatasan Sebagai Perangkap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2010 16:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hamas mencurigai Kairo menggunakan perbatasan Rafah sebagai alat untuk menangkapi para pejabat partainya saat keluar negeri, menyusul penahanan kepala intelijen pemerintah Gaza baru-baru ini.

Jurubicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan kepada wartawan hari Selasa (21/9) bahwa pembukaan pintu perbatasan untuk menjebak para pejabat Hamas merupakan tindakan yang “tidak dapat diterima dan tidak pantas.”

Hari Ahad (19/9), pihak keamanan Mesir mengumumkan bahwa mereka telah menangkap Muhammad Dabaeesh alias Abu Radwan, komandan intel Hamas di Bandara Internasional Kairo.

“Beberapa pemimpin Hamas dan afiliasinya dimasukkan daftar hitam oleh Mesir dan tidak dapat bepergian melalui wilayah Mesir,” kata Barhoum.

Barhoum menyebut insiden penangkapan Abu Radwan sebagai “perangkap”, karena menurutnya jika dia di-persona non-grata oleh Mesir, seharusnya Abu Radwan diberitahu. Dalam kejadian ini, Abu Radwan ditangkap setelah  diberi izin melintas perbatasan Rafah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Barhoum mengatakan Dabaeesh yang merupakan salah seorang anggota negosiasi Hamas, bepergian ke Kairo beberapa kali pada tahun 2009 untuk membicarakan kemungkinan rekonsiliasi dengan Fatah. Dan pada awal tahun 2010 dia pergi ke Arab Saudi lewat Mesir.

“Dia tidak pernah dilarang melintas, dan tidak pernah dituduh melakukan apapun,” ujar Barhoum.

Pemimpin pemerintah Gaza meminta penjelasan intelijen Mesir atas penangkapan tersebut, dan diberitahu bahwa Dabaeesh akan dibebaskan pada hari Sabtu, kata Barhoum.

“Pembebasannya ditunda menjadi Ahad, kemudian Senin, tapi (kenyataannya) Dabaeesh masih di dalam tahanan.”

“Media Mesir menyombongkan penahanan Dabaeesh dengan menyebutnya sebagai hantaman besar bagi Hamas… Laporan media bahkan menyebut dia menyelundupkan alat-alat komunikasi dan uang tunai untuk Hamas.”

Kepada Maan sebuah sumber keamanan Mesir mengatakan, penahanan Dabaeesh di bandara terkait dengan upaya penyelundupan peralatan nirkabel bernilai jutaan dollar melalui terowongan.

Hamas memperingatkan dampak penahanan tersebut pada hubungan Hamas-Mesir yang akan semakin menurun dan tegang.

Pada bulan Mei silam, kelompok perjuangan itu membantah laporan yang menyebutkan bahwa Mesir telah membekukan semua kontak dengan Hamas. Namun hubungan mereka memang menegang seiring dengan meningkatnya tindakan keras pasukan Mesir di sepanjang perbatasan Gaza. [di/maan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rabi Zionis Tuding Obama Tanda Sial Bagi Israel
Tulisan selanjutnya Hari Raya Yahudi, Tepi Barat Ditutup 7 Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Berita
11 Juni 2026 18:23
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?