Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jaksa Ajukan Pembekuan Kekayaan Mubarak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Februari 2011 07:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jaksa penuntut umum Mesir telah meminta pembekuan segala aset yang dimilikinya mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak di luar negeri, serta rekening yang dimilikinya, berikut rekening istrinya Suzanne, dan kedua putranya, Gamal dan Aala, bersama dengan istri mereka.

Meguid Abdel Mahmoud membuat permintaan pada hari Ahad (20/2) sebagai sinyal pertama bahwa rekening presiden terguling akan dicekal oleh para penguasa yang memimpin saat ini sejak 11 Februari.

Laporan media memperkirakan, total kekayaan mantan presiden itu mencapai miliaran dolar. Pengunjuk rasa anti-Mubarak menuduh mantan presiden itu memboroskan kekayaan bangsa negeri Arab yang paling padat penduduknya itu, namun para pembantu bersikeras Mubarak tidak berbuat kesalahan.

JPU juga mengajukan tuntutan pertama melawan kelompok pejabat tinggi yang saat ini berada dalam penahanan dan sedang dilakukan penyelidikan untuk kesalahan-kesalahannya saat bekerja dalam pemerintahan Mubarak.

Habib el-Adly, mantan Menteri Dalam Negeri, dan Zuhair el-Gharana, yang menjabat sebagai Menteri Pariwisata, telah didakwa dalam kasus pencucian uang dan penyalahgunaan kekuasaan untuk mereguk keuntungan finansial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lanjutkan Transisi

Dalam perkembangan lain, David Cameron, Perdana Menteri Inggris, tiba di Mesir hari Senin  (21/2) untuk mendesak sebuah “kelanjutan transisi” untuk demokrasi, dan mengadakan pembicaraan dengan Hussein Tantawi, penguasa militer yang memimpin negara secara de fakto, dan Ahmed Shafiq, Perdana Menteri.

Cameron adalah pemimpin dunia pertama yang mengunjungi Mesir sejak Mubarak mengundurkan diri dari jabatannya pada tanggal 11 Februari.

“Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk berkunjung dan berbicara dengan mereka yang sedang menjalankan transisi di Mesir, untuk memastikan benar-benar kelanjutan transisi dari kekuasaan militer ke kekuasaan sipil, dan mengetahui apa yang dapat dilakukan dari para negara sahabat seperti Inggris dan lainnya di Eropa untuk membantu Mesir,” Cameron mengatakan.

Namun, pejabat Inggris mengatakan, pemimpin mereka tidak akan berbicara dengan Ikhwanul Muslimin, kelompok politik terbesar di Mesir yang ingin demokrasi berdasarkan pada prinsip-prinsip Islam.

Para pejabat mengatakan, akan lebih baik bagi Cameron untuk bertemu kelompok-kelompok oposisi lainnya guna menggarisbawahi bahwa kelompok-kelompok Islam bukan satu-satunya alternatif pengganti Mubarak.

“Yang begitu menyegarkan bahwa apa yang terjadi saat ini bukanlah revolusi Islam,” kata Cameron.

“Mereka yang di jalanan bukanlah ekstremis, melainkan orang-orang yang ingin memiliki basis kebebasan. yang hal itu di Inggris sangat dijamin.”

Cameron juga diharapkan mendesak penguasa interim Mesir untuk mengakhiri keadaan darurat yang dilaksanakan Mubarak, setelah pembunuhan Anwar Sadat, pendahulunya, pada tahun 1981, dan mendiskusikan hubungan perdagangan dengan negara itu.

Kunjungannya itu muncul di tengah sedang berlangsungnya demonstrasi di dunia pan-Arab, sebagaimana terjadi di Libya, Bahrain, Yaman dan Aljazair.*

Keterangan foto: Pada saat demonstrasi besar-besaran di Mesir, 300 orang telah tewas dan 5500 orang lainnya mengalami luka-luka.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Minta Polri Adil Usut Bentrokan Cikeusik
Tulisan selanjutnya Keterlaluan, Penentang Gaddafi Diserang Jet Tempur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Berita
8 September 2026 23:19
Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?