Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qadhafi Mulai Gencatan Senjata Dan Terima Resolusi PBB

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 Maret 2011 21:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Libya akhirnya menyatakan akan memberlakukan gencatan senjata  dan segera mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB.

Dalam sebuah jumpa persnya Jumat siang (18/3) Menteri Luar Negeri Libya, Koussa Moussa, mengatakan negaranya bersedia menerima resolusi Dewan Keamanan PBB dan melaksanakan gencatan senjata dan segera menghentikan seluruh operasi militernya.

Berbicara kepada wartawan di Tripoli, Moussa mengatakan Libya akan “mencoba untuk menangani secara positif” dengan resolusi, yang menyerukan untuk sebuah zona larangan terbang dan “semua langkah yang diperlukan” untuk melindungi warga sipil dalam konflik.

Dia mengatakan zona larangan terbang yang dikenakan PBB hanya akan mempengaruhi penerbangan sipil maupun militer. Dengan demikian akan dinilai hanya akan “meningkatkan penderitaan rakyat Libya dan akan berdampak negatif terhadap kehidupan umum masyarakat Libya.”

“Libya menerima i’tikad baik dalam melindungi penduduk sipil,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jawaban Libya ini disampaikan pada menit-menit akhir rencana penyerangan sejumlah negara atas Libya. Tercatat, Prancis dan Inggris serta Swedia sudah menyediakan pasukannya untuk masuk ke Libya.

Tak hanya itu, beberapa jam sebelumnya, melalui putranya, Muammar Qadhafi mengaku tidak takut dengan campur tangan asing di negaranya. Pernyataan ini disampaikan Saif kepada stasiun televisi Amerika, ABC.

“Kami berada di negara dan rakyat sendiri. Kami tidak takut,” tegas Saif. Lebih jauh ia juga menentang pemberlakuan larangan terbang (no-fly zone) oleh PBB di wilayah udara Libya.

Seperti diketahui, Kamis (17/3) malam Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi larangan terbang (no-fly zone) yang memberi lampu hijau untuk mengambil ‘semua tindakan’ yang diperlukan untuk melindungi rakyat Libya dari serbuan Qadhafi.

Pemberlakukan larangan terbang di wilayah udara Libya ini disambut ribuan warga Benghazi yang berkumpul di sebuah alun-alun.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DK PBBLibyaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kaum Syi’ah Saudi Kembali Berdemo, Beberapa Terluka
Tulisan selanjutnya Pentagon Siap Bertindak di Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?