Hidayatullah.com–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia mengkhawatirkan pernyataan-pernyataan anti-Israel yang beberapa pekan belakangan muncul di Mesir. Demikian koran Israel Haaretz melaporkan, Ahad (17/4).
Berbicara dihadapan utusan Eropa pekan lalu, Netanyahu berkata ia sangat “prihatin dengan suara-suara yang terdengar dari Mesir belakangan ini.”
Netanyahu terutama sangat terganggu dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Mesir Nabil Al-Arabi yang dianggap tidak ramah terhadap negara zionis itu.
Sebagaimana ditulis AFP, menurut koran Israel itu pernyataan Netanyahu menggambarkan ketakutan beberapa pejabat senior kementerian luar negeri.
Belakangan Mesir meyatakan akan mengkaji ulang perjanjian penjualan gasnya dengan beberapa negara termasuk Israel. Kairo diperkirakan akan menaikkan harga gas yang dijualnya.*