Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tanpa Bukti, Amerika Sesumbar Bunuh Bin Ladin

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 Mei 2011 12:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Presiden Amerika Serikat Barack Obama hingga kini belum mau, atau tepatnya belum berani, mempublikasikan foto mayat Usamah bin Ladin, yang diklaim Washington telah berhasil mereka bunuh.

Sebagaimana dilansir Reuters, Pejabat Gedung Putih memberikan pandangan dan komentar yang berbeda-beda tentang hal itu.

Direktur CIA Leon Panetta mengatakan pemerintah akan pasti akan merilis foto mayat Bin Ladin.

Jurubicara Gedung Putih hanya berani mengatakan, “Saya akan terus terang. Ada masalah sensitif di sini terkait penerbitan foto Usamah bin Ladin.”

“Bisa dikatakan bahwa itu foto yang menyeramkan,” kata Jay Carney jurubicara Gedung Putih, seolah-olah memberikan alasan pembenaran Washington tidak menerbitkan gambar mayat Bin Ladin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sepertinya sudah menjadi kebiasaan Obama untuk menyembunyikan bukti yang diminta publik. Sebagaimana diketahui, masyarakat Amerika dibuat bertanya-tanya tentang sertifikat kelahirannya. Sekarang, masyarakat internasonal menuntut Obama untuk menerbitkan bukti “sertifikat kematian” Usamah bin Ladin.

Tapi mungkin yang lebih masuk akal adalah penjelasan dari John Brennan, yang menunjukkan kekhawatiran dan rasa takut Amerika Serikat yang mengaku sebagai negara adidaya itu, sehingga tidak mau menunjukkan bukti kematian Bin Ladin.

“Yang tidak ingin kami lakukan adalah menerbitkan apapun yang mungkin disalahpahami atau yang mungkin bisa menimbulkan masalah lain,” kata Brennan, penasihat kontra-terorisme Presiden Obama.

Para pejabat Amerika Serikat kepada media mengatakan bahwa mereka telah melakukan identifikasi wajah Usamah bin Ladin dengan bantuan perangkat lunak. Pemerintah juga telah melakukan tes DNA, yang menunjukkan kebenaran mayat Bin Ladin itu.

Sebagaimana telah dilaporkan media, pengumuman hasil tes DNA oleh pemerintah Amerika Serikat atas mayat Usamah Bin Ladin dilakukan hanya beberapa jam setelah Obama mengumumkan pasukannya berhasil membunuh Bin Ladin.

Padahal tes DNA di laboratorium tidak cuma memerlukan waktu 1-2 jam. Belum lagi waktu perjalanan untuk mengirim sampel yang diperlukan dan hasil tes tersebut.

Alih-alih menunjukkan bukti konkrit bahwa Usamah bin Ladin yang asli telah dibunuh, Washington justru terus berdebat tentang betapa seramnya gambar mayat sehingga mengerikan untuk ditampilkan, dan bahkan mengumumkan kepada publik bahwa mayat Bin Ladin tak lama setelah dibunuh langsung dimakamkan di laut. *

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:matiObamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Video Hendropriyono ke Al Zaitun Beredar di Masyarakat
Tulisan selanjutnya Ansyaad Mbai: Tidak Ada yang Salah dengan Negara Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?