Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ada Kabar, Bin Ladin Meninggal Sebelum Penyerbuan AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Mei 2011 13:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Berita seputar Usamah bin Ladin masih terus menjadi perhatian. Menteri Intelijen Iran mengatakan negaranya memiliki informasi yang dapat dipercaya jika pemimpin Al-Qaidah Usama bin Ladin telah meninggal karena penyakit yang diderita beberapa waktu yang lalu.

“Kami memiliki informasi yang dapat di percaya jika bin Ladin telah meninggal karena penyakit beberapa waktu yang lalu,” Heidar Moslehi memberitahu para wartawan di sela-sela rapat kabinet pada hari Ahad.

Ia mempertanyakan klaim Washington yang menyatakan jika bin Ladin terbunuh oleh pasukan Amerika dalam persembunyian di Pakistan pada tanggal 1 Mei.
“Jika militer AS dan aparat intelijen benar-benar menangkap atau membunuh bin Ladin, mengapa mereka tidak menunjukkannya (jenazahnya) mengapa mereka membuangnya ke laut?” tanya Moslehi.

“Ketika kami menangkap [pemimpin Jundallah Abdul Malik] Rigi, kami menunjukkannya dan juga menayangkan wawancaranya,” demikian dikutip ISNA sebagaimana yang dikatakan kepala intelijen tersebut.

Dengan memberikan berita yang salah, ujarnya, Gedung Putih berusaha memperkeruh keadaan regional dan memecah perhatian dari masalah dalam negeri mereka yang  mulai “rapuh”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya,  Amerika mengklaim jika Usama bin Ladin terbunuh dalam pada tanggal 1 Mei di persembunyiannya di Pakistan.

Pejabat AS kemudian mengumumkan jika jenazah bin Ladin dikuburkan di laut, serta ‘asal bicara’ jika penguburan tersebut telah sesuai dengan hukum Islam, yang mengatakan penguburan harus dalam 24 jam setelah kematian.

Padahal, penguburan di laut bukanlah ajaran Islam dan Islam tidak memiliki jangka waktu untuk penguburan.

Pejabat AS juga mengklaim keputusan mereka untuk menenggelamkan jenazah karena tidak ada satu negarapun yang mau menerima jenazah bin Ladin, tanpa menjabarkan Negara mana saja yang dihubungi terkait masalah ini.

Para analis memiliki pertanyaan serius mengapa pejabat AS tidak memberikan izin tes DNA mengenai identitas jenazah sebelum penguburan yang terburu-buru itu?

Namun sebaiknya, kabar seperti ini, menunggu pernyataan resmi pihak yang bersangkutan. Dalam hal ini,organisasi al-Qaidah sendiri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Paripurna Bukan Muslim Moderat [2]
Tulisan selanjutnya Zionis Mencat Tembok al Quds dengan Bendera Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?