Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama: Pelestina Tak Merdeka Jika Menolak Israel

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate:
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 20 Mei 2011 17:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden AS, Barack Obama, menyatakan pada Kamis (20/5) bahwa  wilayah negara Palestina merdeka nantinya, harus didasarkan pada perbatasan tahun 1967, sebelum Perang Enam Hari di mana Israel menduduki Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Sumber Associated Press melaporkan, Obama menambahkan bahwa Israel tidak akan pernah bisa hidup damai sebagai negara Yahudi jika menekankan pada “pendudukan permanen.”

Dia mendorong kedua belah pihak untuk menerima solusi darinya, yaitu perbatasan untuk Palestina dan keamanan bagi Israel.

Presiden Obama juga mengkritik para pemimpin di Timur Tengah yang negaranya kini tengah bergejolak, karena selalu menyalahkan Barat atau Israel atas kekacauan di negaranya.

“Barat selalu disalahkan seakan-akan menjadi sumber dari segala penyakit,” ujar Obama dalam pidato utamanya tentang Timur Tengah, Kamis waktu setempat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Terkait Israel, Obama mengatakan, “Kebencian terhadap Israel juga kini menjadi satu-satunya ekspresi politik.”

Menurut Obama, para pemimpin di Timur Tengah kerap memanipulasi perbedaan suku, etnik, dan agama. Mereka memanipulasi hal ini agar tetap bisa berkuasa atau mengambil kuasa dari pihak lain.

Namun Obama menegaskan, beberapa bulan terakhir hal itu berubah. Ia berujar, strategi represi dan pemecahbelahan di Timur Tengah tidak lagi membuat rakyat takut karena adanya teknologi informasi seperti telepon dan internet.

“Perubahan ini tidak bisa dipungkiri,” tegas Obama.

Obama juga memperingatkan Palestina bahwa mereka tidak akan mendapatkan kemerdekaan dengan menolak adanya rezim Israel yang juga berhak untuk hidup. Ia mengklaim bahwa upaya untuk “mendelegitimasi Israel” akan selalu gagal.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Obamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Tolak Perbatasan Usulan Obama
Tulisan selanjutnya Lobi Israel Tekan Obama untuk Serang Iran dan Negara Timur Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?