Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah Enam Tahun Turun Angka Kelahiran Prancis Kembali Naik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2022 09:44 9:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Oktober 2022 09:44
Bagikan
[Ilustrasi] Bayi
Bagikan

Hidayatullah.com– Angka kelahiran di Prancis naik pada 2021 setelah sebelumnya selama enam tahun turun, menurut badan statistik nasional Insee.

Menurut Insee sebanyak 742.100 bayi lahir di Prancis pada tahun 2021, 6.900 atau 0,9 persen lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Kenaikan itu mengakhiri enam tahun penurunan angka kelahiran antara 2015 dan 2000, tulis Insee dalam laporannya seperti dikutip RFI Kamis (29/9/2022).

Bila dicermati lebih lanjut, ada penurunan dramatis dalam jumlah kelahiran hingga pertengahan Februari 2021 – 13,2 persen lebih sedikit pada Januari 2021 dibandingkan dengan 2020. Ini berkesesuaian dengan konsepsi selama pembatasan Covid-19 pertama dari pertengahan Maret hingga awal Mei 2020.

Pandemi, disertai dengan ketidakpastian situasi ekonomi, membuat orang tua di Prancis menunda rencana untuk memiliki anak, papar Insee.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun tidak ada penurunan konsepsi yang sama selama pembatasan Covid-19 kedua pada November 2020, kedua masa pembatasan itu tersebut diikuti dengan peningkatan, dengan peningkatan jumlah kelahiran pada Maret dan April 2021 serta mulai Agustus 2021 hingga akhir tahun. 

Jumlah kelahiran di bulan-bulan ini “jauh lebih tinggi” daripada bulan-bulan yang sama di tahun 2020.

Jumlah kelahiran turun 2,9 persen pada Januari 2022, sembilan bulan setelah lockdown ketiga yang berlangsung selama sebulan pada April 2021, tetapi naik kembali pada Februari.

Secara keseluruhan, lebih banyak bayi yang lahir pada paruh pertama tahun 2022 daripada paruh pertama tahun 2021, tetapi masih lebih rendah dari tahun 2020.

Angka kelahiran 2021 lebih dipengaruhi oleh kalangan wanita yang berusia lebih tua. Kaum wanita di atas 30 tahun melahirkan lebih banyak bayi daripada mereka yang lebih muda.

Jumlah kelahiran pada kaum wanita di bawah 30 tahun menurun, khususnya yang berusia di bawah 25 tahun (-8 persen).

Peningkatan terbesar tampak pada kalangan wanita di atas usia 40 tahun, yang melahirkan 5,3 persen lebih banyak bayi dibandingkan tahun sebelumnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:angka kelahiranpandemiPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mozambique Desak Warga Lawan “Jihadis” Dengan Pisau dan Parang
Tulisan selanjutnya Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ratusan Orang Tewas, UBN: Duka Sedalam-dalamnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?