Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja dan Diktator Spanyol Mencuri Bayi Rakyat

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 21 Oktober 2011 09:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bertahun-tahun berkembang rumor di Spanyol bahwa bayi-bayi dicuri dari ibu mereka oleh pemerintah yang bersekongkol dengan gereja Katolik.

Sebagaimana dilaporkan ABC News, Selasa (18/10/2011), kabar itu sekarang terungkap. Diperkirakan 300.000 bayi baru lahir telah direnggut dari ibu-ibu mereka di masa lampau. Dan pemerintah Spanyol baru beberapa bulan lalu saja mau melihat sejarah kelam mereka.

Cerita biadab itu berawal pada 1930-an, setelah diktator Francisco Franco memenangi perang saudara di Spanyol. Atas persetujuan pemerintahannya, bayi-bayi dari rakyat yang memberontak dipisahkan dari keluarganya untuk diberikan kepada keluarga yang “lebih baik”.

Pencurian bayi bermotif politik itu mulai berkurang pada tahun 1940-an. Tetapi kemudian digantikan dengan pencurian sejenis dengan motif yag berbeda. Bayi-bayi dicuri dari ibunya secara rutin untuk dijual kepada keluarga lain dengan harga ribuan dolar, oleh dokter-dokter dan para biarawati gereja yang sama yang menolong kelahiran mereka.

Praktek pencurian bayi itu terus berlangsung meskipun Franco telah lama meninggal pada tahun 1975.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus kriminal penjualan bayi itu puluhan tahun tidak berhasil diungkap, hingga akhirnya awal tahun ini dua orang pria — yang berteman sejak masa kanak-kanak — mengetahui bahwa orangtua keduanya membeli mereka saat masih bayi dari seorang biarawati.

BBC mewawancarai Manoli Pagador yang berasal dari lingkungan kelas pekerja di pinggiran kota Madrid. Wanita itu memiliki tiga anak, tapi ia tidak pernah melupakan peristiwa kehilangan putranya hampir 40 tahun silam. Dokter saat itu mengatakan bahwa putranya meninggal dunia. Tapi, dia tidak pernah mempercayainya.

“Para dokter dan biarawati?” katanya kepada BBC. “Saya tidak bisa menuduh mereka berbohong, karena Spanyol ini (dulu) dikuasai Franco, seorang diktator. Bahkan samapi sekarang rakyat Spanyol enderung tidak mempertanyakan penguasa.”

Namun, belakangan rakyat Spanyol menuntut pertanggungjawaban kasus penculikan bayi secara sistematis oleh pemerintah dan gereja Katolik Spanyol itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jimly: UU Intelijen Berpotensi Disalahgunakan
Tulisan selanjutnya Merokok; Kebiasaan Buruk JCH Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?