Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dokter: Qadhafi Dibunuh Setelah Ditangkap

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 21 Oktober 2011 20:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan pemimpin Libya Muammar Qadhafi dibunuh setelah ditangkap di kota kelahirnya, Sirte, demikian menurut keterangan dokter yang memeriksa DNA mayat Qadhafi, Jum’at (21/10/2011).

Dr. Ibrahim Tika sedang berbicara dengan televisi Al Arabiya saat ia mengatakan bahwa Qadhafi dibunuh dengan satu peluru di kepalanya dan satu peluru lain di perutnya.

Dalam rekaman video yang dimuat Al Arabiya, menunjukkan bahwa Muammar Qadhafi ditangkap dalam keadaan hidup dan diseret oleh banyak orang. Kepalanya terlihat sebagian botak. Saat berjalan sambil ditarik, banyak orang yang memukulinya. Di kepala dan bajunya terlihat banyak bercak darah. Terdengar pula suara orang berteriak “Allahu akbar” dan suara tembakan beberapa kali. Setelah itu, Qadhafi terlihat digeletakkan di tanah dengan darah memenuhi kepala, wajahnya dan bajunya.

Associated Press (21/10/2011) melaporkan bahwa dalam rekaman lainnya, Qadhafi terlihat digulingkan mayatnya di trotoar. Bajunya yang penuh darah dilucuti. Mayat Qadhafi kemudian dibawa keliling kota Misratah. Kerumuman orang bersorak-sorai di jalanan.

Sebelum terlihat mati, Qadhafi sempat ditarik ke arah ambulan. Sambil berjalan diseret, rambut Qadhafi ditarik oleh sejumlah tentara pemberontak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah seorang terdengar berteriak, “Kami menginginkannya hidup, kami menginginkannya hidup.”

Menurut Dr. Tika, putra Qadhafi, Mutassim, dibunuh setelah ayahnya meninggal dan ia ditembak di bagian atas dadanya dari jarak dekat. Demikian Al Arabiya melaporkan.

Sementara itu, Associated Press menulis bahwa seorang reporternya melihat ada bekar luka bakar sundutan rokok di badan Mutassim.

Sebelumnya kelompok pemberontak mengatakan bahwa Muammar Qadhafi tewas akibat luka yang dideritanya saat baku tembak terjadi di antara mereka.

Akibat ketidakjelasan bagaimana sebenarnya Muammar Qadhafi menemui ajalnya, publik internasional menyerukan dilakukannya penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amnesty Minta Kematian Qadhafi Diselidiki
Tulisan selanjutnya PBB: Kematian Qadhafi Harus Diselidiki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Berita
5 September 2026 10:14
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?