Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suriah Abaikan Peringatan Liga Arab

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 18 November 2011 04:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Suriah ternyata mengabaikan kecaman dari negara-negara Arab lainnya, dengan berlanjutnya represi pemimpin negara itu terhadap para pemrotes. Dilaporkan setidaknya 13 orang kembali tewas oleh pasukan keamanan, pada saat lembaga-lembaga internasional mencari jalan keluar dari krisis.

Koordinator komisi dari para oposisi lokal mengatakan, tiga korban tewas terbaru berasal dari Homs, dalam bentrokan berat terakhir. Dalam video menunjukkan tentara menggali parit dan menyebarkan tank di lingkungan perumahan.

Pemerintah Damaskus tidak menanggapi peringatan yang dikeluarkan Rabu (16/11/2011) oleh Liga Arab untuk menghentikan pertumpahan darah dalam waktu tiga hari atau menghadapi sanksi ekonomi. Media pemerintah justru menyuarakan nada menantang, dengan maksud membela “kedaulatan nasional” Suriah.

Burhan Ghalioun, pimpinan oposisi Dewan Nasional dalam pengasingan, mengatakan, rezim bertanggung jawab atas pembunuhan sektarian, tetapi ia juga mendesak pendukungnya untuk menghentikan serangan, seraya memperingatkan bahwa mereka menawarkan “keputusan besar untuk rezim”.

Presiden Bashar al-Assad juga terus menghadapi tekanan dari para pemimpin lain. Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, dilaporkan The Guardian pada Kamis (17/11/2011), mendesak dunia “mendengar jeritan” rakyat Suriah. Catherine Ashton, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, mengulangi seruan agar Assad mundur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri luar negeri Prancis, Alain Juppe, terus menjalin pembicaraan di Turki, di tengah spekulasi penciptaan zona penyangga di perbatasan Turki-Suriah. Di Istanbul, seorang pemimpin Ikhwanul Muslim yang dilarang di Suriah, Riyadh al-Shafqa, mengatakan kepada wartawan bahwa intervensi militer Turki untuk melindungi warga sipil Suriah dari rezim dapat diterima.

Namun para pejabat Turki membantah laporan bahwa oposisi Suriah telah meminta Ankara untuk merencanakan zona larangan terbang di dalam wilayah Suriah, yang secara bertahap akan diperluas mencakup kota utara Aleppo.

Namun membicarakan zona larangan terbang saat ini sangat sensitif akibat intervensi NATO dalam pemberontakan di Libya. Kebijakan itu tidak bisa dilaksanakan tanpa resolusi Dewan Keamanan PBB, yang hampir pasti akan diveto oleh Rusia dan Cina.

Sementara itu Rusia, yang memberikan dukungan kepada Assad, melalui Menteri Luar Negerinya, Sergei Lavrov, menggambarkan peristiwa terakhir di Suriah sebagai dekat dengan “perang sipil”, sehingga pihak luar tidak harus melakukan intervensi.*

Keterangan foto: PM Turki, Recep Tayyip Erdogan, mendesak dunia “mendengar jeritan” rakyat Suriah.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratesuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ayo Waspada! Zionis Rencanakan Serangan Besar-besaran ke Gaza
Tulisan selanjutnya Daging Babi Dilabeli Halal, Muslim Afsel Marah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?