Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Yaman Tandatangani Kesepakatan Mundur

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 24 November 2011 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh menandatangani kesepakatan untuk mundur dari jabatan. Kesepakatan ini didorong oleh sejumlah negara Teluk Arab, di ibukota Arab Saudi, Riyadh.

Tetapi sejumlah pendemo di ibukota Yaman, Sanaa, menolak isi kesepakatan yang membuat presiden kebal dari hukum.

Ali Abdullah Saleh (69 tahun) memimpin Yaman sejak tahun 1978. Ia disebut-sebut pernah beberapa kali menandatangani kesepakatan untuk mundur di masa lalu, tapi selalu menarik diri di menit-menit akhir.

Para pendemo menyatakan, kesepakatan Teluk itu mengabaikan ”para martir berdarah” , demikian laporan wartawan BBC di Sanaa, Yaman.

BBC Kamis (24/11/2011) memberitakan, Saleh menandatangani kesepakatan di hadapan Raja Saudi Abdullah dan sejumlah pejabat senior Saudi lainnya, setelah dia terbang ke Riyadh, Rabu (23/11/2011) pagi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di bawah kesepakatan, Presiden akan menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya Abdrabuh Mansur Hadi dan sebagai gantinya dia akan mendapatkan kekebalan dari tuntutan.

Hadi kemudian diharapkan akan membuat sebuah pemerintahan persatuan nasional dan juga menyelenggarakan pemilihan presiden secepatnya dalam waktu 90 hari.

Kesepakatan ini menekankan bahwa Saleh akan tetap menjadi Presiden Kehormatan selama tiga bulan setelah menandatangani kesepakatan.

Saat menandatangani kesepakatan, Saleh berjanji akan bekerja sama dengan pemerintahan yang baru yang akan memasukan oposisi.

Dia juga meminta semua warga Yaman bersatu dalam membangun kembali negara yang pecah akibat konflik.

Kesepakatan baru ini muncul setelah pembicaraan intensif di Yaman oleh utusan PBB untuk negara ini, Jamal Benomar.

Perawatan di New York

Juni silam, Saleh mendapat serangan di Sanaa dan kemudian terbang ke Arab Saudi untuk perawatan medis.

Dia kembali ke Yaman September, dan kemarin mengatakan akan pergi ke New York untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan, ”Jika dia (Saleh) datang ke New York, Saya akan senang bertemu dengannya.”

Ban menambahkan bahwa dia sangat ”mendorong perkembangan positif di Yaman”.

Aksi demonstrasi penentang pemerintah, dimulai Februari silam telah menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka di Yaman.

Aksi yang awalnya dimulai dengan damai menentang Presiden Saleh, semakin meningkat menjadi konflik bersenjata yang melibatkan suku dan milisi berbeda.

Lima atau enam provinsi dilaporkan tidak lagi berada dalam kekuasaan pemerintah.

Sementara itu, bentrokan kembali terjadi antara pasukan pendukung Saleh dengan pasukan bersenjata pimpinan pembangkang Sheikh Sadiq al-Ahmar di Sanaa, Rabu (23/11).

Tidak ada korban dalam laporan awal pertikaian di distrik al-Hasaba Sanaa.

Saleh – yang menyatukan Yaman Utara dan Selatan di tahun 1990 – selama ini mengklaim sebagai satu-satunya orang yang bisa mengontrol secara politik dan sosial di negara yang terpecah tersebut.

Tetapi sebagai salah satu negara termiskin di dunia, dia gagal menyediakan kebutuhan mendasar bagi warga Yaman, yang menuduhnya korupsi dan menyalahgunakan kekuasaan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penonton Fox News Justru Gagap Informasi
Tulisan selanjutnya Al Qaradhawi Tiba di Kairo, Demonstrasi Bebaskan Al Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?