Hidayatullah.com–Warga Norwegia tidak puas bahwa Anders Breivik Behring dinyatakan tidak waras oleh tim psikiater. Komite peradilan Norwegia meminta agar dilakukan kembali penilaian psikologis.
Setidaknya sepertiga warga Norwegia juga berpendapat demikian, menurut sebuah jajak pendapat.
Breivik adalah aktivis fundamentalis Kristen pelaku pemboman di kawasan kantor pemerintahan di ibukota Oslo dan di pulau Utoeya. Ia telah mengaku bahwa dirinya, pada tanggal 22 Juli membantai 77 orang dalam dua serangan itu.
Jika dinyatakan tidak waras, ia mungkin tidak akan dijebloskan ke penjara. Breivik sendiri merasa dirinya stabil secara mental. Demikian lansir Radio Nederland, Rabu (30/11/2011).
Sebelumnya BBC melaporkan, para ahli jiwa mengatakan Breivik hanya mengidap paranoid schizophrenia, yang meyakini ia telah dipilih untuk menyelamatkan rakyat Norwegia.
Breivik juga yakin ia berhak untuk menentukan mana yang seharusnya dibiarkan hidup dan mana yang harus mati.
Dalam manifesto yang ia terbitkan di internet sebelum penyerangan dilakukan, Breivik mengatakan bahwa ia berjuang untuk membela Eropa dari invasi orang-orang Islam.*