Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jika Cinta Yesus, Boikot Starbucks

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 Februari 2012 06:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Umat Kristen perlu bersuara keras dan memboikot Starbucks atas dukungannya terhadap rancangan undang-undang legalisasi perkawinan sesama jenis di Washington, kata seorang pastor.

“Starbucks mempromosikan dosa melawan Tuhan,” kata pastor Steven Andrews dari USA Christian Ministries kepada Christian Post (01/02/2012).

“Saya ingin Tuhan memberkati Amerika Serikat dan ingin agar Tuhan memberkati umat Kristen,” kata Andrews.

“Tuhan mengatakan perkawinan homoseksual merupakan perbuatan keji dan oleh karena itu Tuhan tidak bisa memberkatinya,” kata Andrews lagi.

Pengarang buku “Making a Strong Christian Nation” itu mengajak umat Kristen dan gereja untuk melawan perusahaan warung kopi internasional tersebut, dengan tidak lagi mengkonsumsi produk Starbucks, menyajikannya di gereja dan merujuknya dalam khotbah gereja, seperti yang telah dilakukan oleh organisasi keagamaan Liberty Counsel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika umat Kristen mendukung mereka yang menentang Tuhan, Bibel mengajarkan kepada kita bahwa murka Tuhan akan menimpa kita. Jadi kuncinya adalah jika kita mencintai Yesus, maka kita akan memboikot Starbucks,” tegas Andrews.

Andrews yakin, keputusan Starbucks untuk mendukung perkawinan sesama jenis akan mempengaruhi penjualan di kedai kopi mereka. Hal ini disebabkan 80 persen warga Amerika Serikat beragama Kristen, sementara kaum homoseksual jumlahnya hanya berkisar 1 sampai 2 persen.

Andrews berharap para pastor dan pemimpin di seluruh Amerika Serikat akan bersuara menentang perkawinan sesama jenis.

“Starbucks bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan,” kata Andrews. “Mereka bisa mengikuti setan jika mereka mau. Yang saya permasalahkan adalah jika umat Kristen ingin mendukung mereka.”

Selain menentang Tuhan, Andrews menganggap Strarbucks ingin mempromosikan kebencian atas orang Amerika, sebab mereka berusaha mengubah sejarah hukum negara yang dibangun oleh George Washington, John Adams dan John Jay.

Sementara itu Wakil Presiden Starbucks Kalen Holmes, dalam pernyataannya yang diperoleh The Seattle Times, mengatakan bahwa kebijakan Starbucks mendukung perkawinan sesama jenis sejalan dengan nilai yang dianut perusahaannya.

Sejumlah wilayah di Amerika Serikat telah mendahului negara bagian Washington dalam melegalkan perkawinan sesama jenis, seperti New York, Connecticut, Iowa, Massachusetts, New Hampshire, Vermont dan District of Columbia.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 12 Tahun di Majelis Imam Ahmad Tapi Tak Pernah Tulis Hadits
Tulisan selanjutnya Syiah Iraq Tunda Proyek Pusat Kebudayaan Najaf

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?