Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komandan ISAF: Pembakaran Al Qur`an Tidak Disengaja

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 21 Februari 2012 18:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menanggapi aksi protes rakyat Afghanistan atas pembakaran al-Qur`an di Bagram, John Allen, jenderal Amerika Serikat komandan pasukan asing di Afghanistan ISAF, mengatakan bahwa aksi tersebut tidak disengaja.

“Kami melakukan penyelidikan menyeluruh atas kejadian itu dan kami mengambil langkah-langkah untuk memastikan ini tidak akan terjadi lagi. Saya yakinkan Anda … Saya berjanji … ini BUKAN disengaja,” kata Allen dalam pernyataannya yang dirilis Selasa pagi (21/02/2012) dan dikirim ke berbagai media.

“Saya sungguh-sungguh minta maaf atas pelecehan yang mungkin ditimbulkannya, kepada presiden Afghanistan, pemerintah Republik Islam Afghanistan, dan paling penting kepada rakyat Afghanistan yang mulia,” tulis Allen, dikutip CBS News.

Allen tidak menjelaskan bagaimana pembakaran al-Qur`an itu terjadi.

Kepala biro CBS News di Kabul Fazul Rahim mengatakan, seorang saksi melaporkan ratusan orang Afghanistan berkerumun di luar pangkalan militer AS di Bagram untuk memprotes aksi pembakaran barang-barang termasuk kitab suci al-Qur`an.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang kru CBS News yang mengunjungi Bagram melihat sisa-sisa ban yang dibakar dekat pintu gerbang masuk pangkalan militer AS tersebut. Tampak ratusan orang berunjuk rasa di pintu gerbang lainnya.

Ahmad Kabir, kepala distrik Bagram Provinsi Parwan di mana pangkalan militer itu berada, mengatakan bahwa pengunjuk rasa adalah orang-orang yang bekerja di dalam pangkalan tersebut. Sebagian dari mereka mengaku melihat bagian-bagian dari al-Qur`an dibakar di dalam pangkalan militer AS itu.

“Saya sendiri tidak melihatnya, kami berbicara kepada mereka dan menyelidiki untuk melihat apakah hal itu benar,” kata Kabir.

Polisi mengatakan, aksi protes serupa terjadi di Kabul hari Selasa (21/02/2012).

John Allen mengatakan, saat pasukan koalisi yang dipimpin AS mengetahui aksi pembakaran itu, pihaknya mengintervensi dan menghentikannya.

Allen bilang, sebagian al-Qur`an itu diselamatkan dan akan diserahkan kepada otoritas keagamaan.

Masalahnya, kasus seperti ini bukan kali pertama. April tahun 2011, kasus yang mirip terjadi bahkan telah menelan korban tujuh staf asing tewas  dan gerakan aksi protes massa di Afghanistan.  Puluhan orang cedera dan setidaknya 25 orang ditangkap setelah adanya aksi serangan. Mengapa pejabat-pejabat Barat tak pernah belajar dari kasus seperti ini?*

Keterangan foto: Rakyat Afghanistan berunjuk rasa memprotes pembakaran al-Qur’an di depan pangkalan militer AS di Bagram, Selasa (21/02/2012).[AP]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistanold migrateQuran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aset 2 Tokoh Al Ikhwan Mesir Dicairkan
Tulisan selanjutnya Mantan Bos IMF Terjerat Prostitusi di Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?