Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

ICNA Kampanyekan Syariah di Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Maret 2012 17:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok Muslim Amerika ternama, Islamic Circle of North America (ICNA), akan memulai kampanye hukum Islam mulai hari Senin untuk menghilangkan apa yang disebut “kesalahpahaman tentang Syariah Islam”.

Kampanye bertajuk “Defending Religious Freedom: Understanding Shariah” itu akan dilancarkan di lebih dari 20 negara bagian yang sedang membahas pelarangan syariat Islam di pengadilan.

Selain itu, kampanye ditujukan untuk mendisik warga Amerika tentang Syariah Islam pasa post 11 September serta kampanye untuk calon presiden dari Partai Republik.

“ICNA membuat percobaan jujur untuk meraih dan terhubung dengan sesama orang Amerika dan memperkenalkan mereka pada kepercayaan Islam kami, “ ujar Naeem Baig, Wakil Presiden ICNA untuk urusan publik, kepada CNN, Jumat, (02/03/2012).

“Kami melihatnya sebagai tanggung jawab kami untuk menjelaskan kesalahpahaman mengenai Muslim Amerika,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Zahid Bukhari, Presiden ICNA, banyak orang Amerika mengasosiasikan Syariah Islam dengan hukuman keras yang dilakukan di beberapa negara Muslim seperti Afghanistan atau Arab Saudi.

“Banyak yang salah paham tentang Syariah Islam,” katanya. 

Untuk kampanye ini, ICNA harus mengeluarkan dana sebesar $ 3.000.000, yang dimulai hari Senin.

Upaya ini meliputi billboard, TV dan iklan radio di 25 kota besar, termasuk New York, Los Angeles dan Chicago, selain pertemuan di balai kota, juga seminar di kampus-kampus yang dipimpin oleh kalangan akademisi dan aktivis Muslim. Setiap mengarahkan penonton untuk sebuah situs web dan diawaki hotline, 1-855-Syariah.

Sebelum ini, anggota parlemen di 15 Negara bagian Amerika telah memperkenalkan proposal melarang hakim lokal dari mempertimbangkan Syariah saat melakukan vonis pada masalah perceraian dan perselisihan perkawinan.

Semenjak tahun 2010, larangan “hukum syariah” dipakai dari sistem pengadilan (menjadi pertimbangan hokum) sudah disetujui di Negara bagian Oklahoma, Tennessee, dan Louisiana.

Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR) pernah menentang rencana pelarangan ini. CAIR menilai keputusan ini sebagai pelanggaran terhadap Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaislamMedia Islamold migratesyariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lemahnya Kontrol, Sebabkan Moral Hazard Karyawan Pajak
Tulisan selanjutnya Ketakutan Syariah “Menguasai” Amerika Sangat Berlebihan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?