Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Soal Murid Cium Kaki Guru, Mesir Tidak Intervensi

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 1 April 2012 10:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kedutaan Mesir di Manama, Bahrain, tidak akan ikut campur dalam kasus seorang anak yang dipaksa mencium kaki guru seorang penganut Syiah.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Mesir Amr Rushdie mengatakan, “Sebab anak itu bukan berkewarganegaraan Mesir.”

Ayah dari anak berusia empat tahun itu memang keturunan Mesir, demikian pula seluruh keluarganya. Namun, mereka semua dilahirkan di Bahran, tinggal di Bahrain dan tidak memiliki kewarganegaraan Mesir. “Jadi intervensi oleh Kedutaan Mesir berarti intervensi terhadap urusan dalam negeri Bahrain,” kata Rusdhie. Terlebih, kasus iu ditangani oleh Kementerian Pendidikan Bahrain dan pihak keluarga korban tidak mengadukannya ke Kedutaan Mesir di sana.

Rushdie menjelaskan, pihak Bahrain sangat tanggap dan berusaha menangani kasus itu dengan sebaik mungkin, begitu mereka mendengar kejadian itu.

Rushdie menghimbau media agar memeriksa kebenaran fakta yang ada sebelum mereka memberitakan kasus yang melibatkan ekspatriat Mesir, sebab publik berhak mengetahui yang sebenarnya. Demikian dilansir Al Mishry Al Yaum (31/03/2012).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya Al Ahram (28/03/2012), mengabarkan bahwa Wakil Menteri Pendidikan Mesir Ridha Mas’ud berjanji akan memberikan advokasi dan terus mengikuti perkembangan kasus yang melibatkan anak kecil keturunan Mesir itu.

Umar Khaththab, berusia 4 tahun, dipaksa mencium kaki guru wanitanya setiap hari selama lima bulan. Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa guru itu menganut paham Syiah. Ia sengaja menghina siswanya karena anak itu memiliki nama sama dengan sahabat Nabi Muhammad, Umar bin Khaththab, yang dalam paham Syiah memang diwajibkan untuk dicela dan dihinakan.

Madrasah Internasional An Nur telah menskors guru wanita itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Malaysia Desak Palestina Dibebaskan
Tulisan selanjutnya Al Shatir Capres Mesir dari Al Ikhwan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?