Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesty Peringatkan Nasib 6 Warga Arab di Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2012 07:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amnesty International hari Jumat memperingatkan tentang nasib enam warga Iran keturunan Arab Ahwazi yang akan diadili hari Ahad (20/05/2012), di mana mereka kemungkinan tidak akan mendapatkan peradilan yang adil dan mendapatkan penyiksaan atau dijatuhi hukuman mati, lansir Al Arabiya.

Dalam laporannya, Amnesty International mengatakan bahwa enam pria tersebut ditahan tanpa ada tuduhan selama hampir satu tahun. Semuanya ditangkap terkait dengan aktivitas mereka yang membela kepentingan minoritas Arab Ahwazi di Iran.

Berbeda dengan warga mayoritas orang Persia di Iran yang beragama Syiah, kelompok minoritas Arab Ahwazi di Iran kebanyakan adalah Muslim.

Enam pria asal Khalafabad, Provinsi Khuzestan, sebelah baratdaya Iran itu ditangkap di rumah mereka pada bulan Februari dan Maret 2011, sebelum peringatan unjuk rasa Ahwazi Arab April 2005.

Menurut Amnesty, mereka sekarang dikurung dalam penjara Karoun di kota Ahwaz, Provinsi Khuzestan. Sedikitnya empat di antara mereka tidak boleh didampingi pengacara selama delapan bulan setelah penangkapan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Awal tahun ini, keenam orang itu dituntut secara terpisah, dengan dakwaan antara lain melakukan tindakan melawan Tuhan dan korupsi di dunia, berserikat dan berkumpul untuk mengganggu keamanan negara dan menyebarkan propaganda untuk menentang sistem.

Untuk dakwaan pertama, menentang Tuhan dan melakukan korupsi di dunia, dapat dikenai hukuman mati. Mereka akan diadili tanggal 20 Mei ini.

Menurut laporan Amnesty, keenam orang tersebut adalah Muhammad Ali Amuri, seorang blogger; Rahman Asakereh, guru; Hashem Sha’bani Amuri, guru; Hadi Rashidi, guru; Sayed Jaber Alboshoka dan adik laki-lakinya Sayed Mukhtar Alboshoka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libanon Minta Tiga Negara Teluk Pertimbangkan Keputusannya
Tulisan selanjutnya Makan Bareng Raja Bahrain, Ratu Inggris Diprotes

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?