Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Kamboja Dapat Hadiah dari Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juni 2012 12:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan Muslim di distrik Cham di Kamboja mendapat kejutan Hari Raya Idul Fitri lebih awal dari rombongan bantuan kemanusiaan asal Malaysia, pada hari Rabu lalu, lansir New Straits Times (4/6/2012).

Rombongan, yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Dauk seri Dr Ahmad Zahid Hamidi, itu memberikan bantuan berupa pakaian, buku dan generator senilai RM500.000 kepada para penduduk Kampung Rakapram dan desa-desa di sekitarnya.

Dalam kunjungan itu Zahid Hamidi, yang berada di Phnom Penh dalam rangka pertemuan para menteri pertahanan ASEAN, ditemani perwakilan dari Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia (Yadim), pegawai Departemen Pendidikan Politeknik dan para wartawan.

Kedatangan mereka disambut oleh lebih dari 1.000 Muslim kamboja.

Zahid Hamidi mengatakan, penduduk desa dipersatukan dengan sebagian besar rakyat Malaysia oleh Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya meraa senang berada di sini bersama saudara-saudara saya. Kunjungan ini, meskipun yang pertama bagi saya, tidak akan menjadi yang terakhir kalinya,” kata Zahid Hamidi.

“Saya melihat adanya kesempatan besar bagi orang-orang di sini untuk bekerja di Malaysia dan saya akan membicarakan masalah ini dengan Menteri Sumber Daya Manusia Datuk Seri Dr S. Subramaniam,” lanjutnya, disambut tepukan tangan meriah para hadirin.

“Jika para wanita berminat, mereka dapat mengikuti pelatihan dan pergi bekerja di keluarga-keluarga Muslim di Malaysia,” imbuh Zahid Hamidi.

Menurut menteri pertahanan Malaysia tersebut, hal itu akan menjadi solusi bagi masalah kekurangan jumlah pekerja rumah tangga di Malaysia.

Selain itu, Zahid Hamidi menjelaskan tentang adanya rencana pemberian beasiswa bagi Muslim Kamboja untuk melanjutkan pendidikan di Malaysia.

Tahun lalu, Malaysia telah membagikan 10.000 eksemplar kitab al-Qur`an yang diterjemahkan ke dalam bahasa Khmer kepada warga Muslim di distrik Cham.

Menurut penjelasan Mufti Kamboja Kamaruddin Yusof, warga Kamboja khususnya Muslim mulai berkembang sejak rezim Khmer Merah pimpinan Pol Pot berakhir.

“Dulu sebelum tahun 1975 di negara ini ada sekitar 700.000 Muslim. Ketika Pol Pot berkuasa antara tahun 1976 sampai 1979, jumlah itu menurun tajam hingga 300.000, karena banyak Muslim yang dibunuhi atau melarikan diri ke luar negeri,” papar Yusof.

“Sekarang di sini ada sekitar 500.000 Muslim dan kami terus berkembang,” imbuhnya.

Perjalanan menuju ke desa di Kamboja itu tidak mudah. Rombongan harus menempuh jarak 120km dari Phnom Penh menuju desa Rakapram. Angkatan Udara Kerajaan Malaysia menyediakan fasilitas transportasi pesawat dan kapal feri bagi rombongan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pangkat Militer dan Medali Husni Mubarak Dilucuti
Tulisan selanjutnya Habib Rizieq: Soal Lady Gaga Kok Dibawa ke Sidang Kabinet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?