Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Anders Breivik Divonis Agustus

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2012 08:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan atas Ander Breivik, pemuda Norwegia yang membantai 77 orang hanya dalam waktu beberapa jam, telah berakhir. Hakim akan memberikan putusannya dua bulan mendatang.

Euronews Jumat (22/6/2012) melaporkan, saat Breivik menyampaikan pernyataan penutupnya, sejumlah pengunjung yang merupakan anggota keluarga korban melangkah keluar dari ruang sidang.

“Dia punya hak bicara. Kami tidak punya kewajiban untuk mendengarkan,” kata salah satu dari mereka.

Di saat akhir sidang, para pengacara pembela Breivik berupaya mengesankan bahwa si pembunuh massal itu sebagai seorang militan politik, yang tergerak untuk membunuh didorong oleh ideologi ekstrim kanan.

Pengacara Breivik, Geir Lippestad berkata, “Permintaan jaksa yang menyatakan bahwa ia [Breivik] harus dimasukkan ke dalam perawatan kesehatan mental harus ditolak, dan ia harus diperlakukan selembut mungkin.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kewarasan Breivik menjadi pusat perhatian selama sidang. Di mana ia menyatakan bahwa apa yang dilakukannya sebagai pembelaan terhadap negara dan bahwa pembunuhan yang dilakukannya dapat dibenarkan.

Pada hari Kamis kemarin dalam persidangan, ibu Breivik mengatakan, “Saya pikir dia berubah menjadi benar-benar gila. Menurut saya ada sesuatu yang salah di kepalanya.”

Bjoern Ihler, salah satu korban selamat mengatakan, “Yang juga menjadi masalah adalah sisi politik dari peristiwa ini. Apakah Breivik waras atau tidak, [kenyataannya] ada orang-orang ekstrimis sayap kanan yang seperti dirinya. Mereka mungkin tidak akan melakukan hal se-ekstrim yang dilakukannya, tetapi ideologi itu memang ada. Dan harus diperdebatkan apakah ia waras atau tidak.”

Sebagaimana diketahui, Breivik, pemuda Kristen anggota Freemasonry, menyatakan bahwa ia sengaja membunuh orang-orang yang mendukung kebijakan imigrasi Muslim dan ia bertindak untuk menyelamatkan negaranya dari orang-orang Muslim yang jumlahnya semakin banyak di negara Eropa. Di ibukota Norwegia Breivik mengebom kawasan gedung pemerintahan, sementara di Pulau Utoeya ia membantai para pemuda dari Partai Buruh yang berkuasa yang sedang melakukan kemah musim panas.

Sekarang keputusannya ada di tangan 5 hakim yang menangani kasus Breivik, apakah Breivik waras atau tidak. Keputusannya akan ditetapkan pada 24 Agustus nanti.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kristenold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serbia Selidiki Pembantu Pelarian Perang Bosnia
Tulisan selanjutnya Serangan Zionis Israel Tewaskan Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?