Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yahudi Orthodoks Dituntut Ikut Wajib Militer

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2012 22:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan rakyat Israel, hari Sabtu (7/7/2012) turun ke jalan-jalan Tel Aviv guna mendesak pemerintah menghapuskan peraturan yang membebaskan Yahudi Orthodoks dari keharusan mengikuti wajib militer.

Selama ini, Yahudi Orthodoks yang memilih untuk belajar agama dibebaskan dari wajib militer.

Para demonstran menilai kebijakan itu tidak adil, karena semua warga Yahudi seharusnya diperlakukan sama.

“Masalah yang sebenarnya adalah 60.000 pemuda Yahudi tidak ikut memikul beban mengabdi dalam angkatan bersenjata Israel,” kata Ron Ben Ishai seorang koresponden perang Israel, seperti dikutip Euronews.

Padahal, para pejabat ultra-Orthodoks Yahudi yang ada dalam pemerintahan, yang tidak ikut bertugas dalam militer, adalah pihak yang memutuskan apakah warga Israel harus berperang atau tidak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut peraturan yang berlaku, sebagian besar pria warga Israel yang telah berusia 18 tahun wajib menjalani dinas kemiliteran selam 2-3 tahun. Namun Yahudi Orthodoks, yang kebanyakan memilih belajar agama, bisa menghindari kewajiban itu. Warga Israel keturunan Arab juga dikecualikan dalam peraturan itu.

Kalangan pemuka Yahudi sebagian malah memberikan solusi berbeda, yaitu meniadakan wajib militer.

Rabi Israel Eichier, ketua United Torah Judaism dan seorang anggota Knesset, berkata, “Mereka mengambil untung dari kewajiban militer ini untuk meningkatkan konflik, kebencian dan kemarahan di kalangan warga.”

“Kami menyarankan untuk membatalkan keharusan mengikuti wajib militer dan menggantinya dengan tentara profesional, seperti di Amerika Serikat.”

Mahkamah Israel pada bulan Februari lalu menyatakan peraturan pengecualian wajib militer itu tidak sah, dan memberikan waktu bagi pemerintah untuk merevisinya sampai 1 Agustus mendatang.

Namun, hari Senin kemarin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membubarkan panel yang merancang usulan reformasi dibawah tekanan anggota koalisinya dari kelompok ultra-Orthodoks.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelmiliterold migrateyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gadis 15 Tahun Jadi Walikota di Tepi Barat
Tulisan selanjutnya Amerika Dipanggang Hawa Panas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?