Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Minta Warganya di Guantanamo Dibebaskan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2012 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Muhammad Kamil Amr telah meminta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton untuk memerintahkan pembebasan seorang warganya yang masih ditahan di penjara Guantanamo, lapor Al Mishry Al Yaum.

Tariq Al Sawah merupakan satu-satunya warga Mesir yang belum dikeluarkan dari penjara yang terletak di pangkalan militer AS di Kuba itu.

Hari Selasa (31/7/2012) Kedutaan Mesir di Washington melayangkan surat Amr untuk Deplu AS.

Dalam surat itu Amr menekannya perlunya pembebasan Sawah, yang ditahan di Guantanamo sejak 2001 tanpa pernah sekalipun diproses dalam persidangan. Demikian menurut keterangan jurubicara Kemenlu Mesir Amr Roshdy, Kamis (2/8/2012).

Roshdy menjelaskan, pemerintah Mesir menghubungi pengacara Amerika spesialis tahanan Guantanamo Mayor Sean Gleason, untuk mendampingi Sawah. Sesi pertama mendengar pembacaan petisi berisi permintaan pembebasan Sawah akan digelar usai bulan Ramadhan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Washington menuduh Sawah “melakukan perjalanan ke Afghanistan dan bergabung dengan Al Qaidah untuk memerangi Amerika Serikat.”

Dua dokumen AS bertahun 2008 menyatakan bahwa Sawah menjadi anggota Al Qaidah “sekitar dua tahun” di Afghanistan.

Keluarga Sawah dan tim pembelanya menegaskan bahwa tuduhan itu tidak berdasar. Dan awal tahun ini pengadilan militer sudah membatalkan tuntutannya atas Sawah, tetapi tidak kunjung mengeluarkannya dari Guantanamo.

Pada September 2011 usai menghadiri pertemuan dengan Parlemen Eropa, Jaksa Agung AS Eric Holder mengatakan bahwa pemerintah AS akan menutup penjara Guantanamo sebelum pemilihan presiden pada bulan Nopember mendatang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mesirold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uji Nyali Berpuasa di Terminal Kampung Rambutan
Tulisan selanjutnya Syiah Buka Sekolah Pertama di Mesir!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?