Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Ringankan Sanksi pada Taliban Guna Ikut Perundingan Damai

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 19 Desember 2012 11:07
Bagikan
Para pejuang Taliban yang kekuatannya diperhitungkan NATO.
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Keamanan PBB telah mengubah sanksi terhadap rezim Taliban-Afghanistan, untuk membantu para tokoh yang terdaftar dalam “blacklist” dapat melakukan perjalanan ke luar Afghanistan guna mengikuti perundingan damai.

Ada 132 orang dan empat entitas pada daftar sanksi saat ini. Para diplomat menyampaikan harapannya bahwa pengecualian terhadap aktivitas perjalanan akan membantu mempromosikan perdamaian dan rekonsiliasi pada saat pasukan asing akan meninggalkan negara itu pada 2014.

Pemerintah Afghanistan bersama Dewan Perdamaian mendaftarkan nama-nama guna dapat melakukan perjalanan ke lokasi yang ditentukan atau lokasi yang diperlukan, untuk berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan yang mendukung perdamaian dan rekonsiliasi di Afghanistan.

Komite sanksi DK PBB meminta kepada yang akan melakukan perjalanan nomor paspor, tujuan, dan durasi perjalanan mereka,  yang tidak bisa melebihi sembilan bulan. Duta Besar Inggris di PBB Mark Lyall Grant mengatakan, resolusi yang disponsori AS itu membuat pembebasan larangan perjalanan “lebih efektif dan lebih fleksibel sehingga dapat melayani tujuan proses perdamaian dan rekonsiliasi yang akan menjadi sangat penting selama dua tahun berikutnya di Afghanistan.”

Di bawah upaya Prancis, dua pejabat senior Taliban akan melakukan pembicaraan informal minggu ini untuk membicarakan masa depan negara yang sedang dilanda perang, bersama pemerintah dan kekuatan oposisi lainnya, termasuk pertemuan dengan NATO.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seperti dilansir laman The Nation, Rabu (19/12/2012), pertemuan akan berlangsung di satu lokasi yang dirahasiakan di pinggiran Paris.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Industri Pemasok “Kubah Besi” Bangkrut
Tulisan selanjutnya Bersedekah Kepada Pencuri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?