Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Takut Anonymous, Situs Israel Matikan Server

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 April 2013 14:11 2:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 April 2013 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Ahad 7 April 2013 ini kelompok hacktivist Anonymous melancarkan serangan kedua bertajuk #OpIsrael dengan tujuan mengganggu aktivitas Zionis Israel di dunia maya, sebagai bagian dari pembalasan atas perilaku kejam Yahudi Israel terhadap rakyat Palestina.

Pada hari Sabtu, peretas afiliasi Anonymous yang mengidentifikasi dirinya sebagai The N4m3le55 cr3w mengumumkan bahwa mereka “telah mengumpulkan 600 website dan 100 lebih server yang akan di serang” di seluruh penjuru Israel. Termasuk dalam daftar situs yang akan diretas adalah milik perbankan, sekolah, bisnis dan situs-situs pemerintah.

Kelompok itu menambahkan, ratusan situs tersebut akan menjadi bagian serangannya, sementara kelompok afiliasi Anonymous lain mungkin akan menyerang hingga 1.000 situs.

“Diperkirakan [serangan siber] ini akan mencapai level yang belum kita pernah lihat sebelumnya,” kata Ofir Cohen, wakil kepala bagian keamanan informasi dalam surat elektroniknya yang dikirim ke para pegawai parlemen Zionis, Knesset, hari Kamis lalu lapor The Jerusalem Post.

Pada hari Rabu kemarin, ribuan akun Facebook milik warga Israel terinfeksi virus, meskipun dampaknya kelihatan tidak besar, tulis Russia Today.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ancaman serangan siber yang sudah diumumkan sebelumnya itu sepertinya menimbulkan ketakutan tersendiri bagi pemilik situs-situs Israel sehingga memilih untuk tidak mengaktifkannya hari ini.

Puluhan situs Israel tidak terlihat pada hari Ahad pagi, lapor Russia Today (7/4/2013), tanpa menyebutkan apakah penyebabnya.

Pada hari Jumat, radio Israel melaporkan bahwa sejumlah organisasi-organisasi besar telah menutup website-website milik mereka untuk melindunginya dari serangan para hacker.

Pejabat dari Biro Siber Nasional Israel mengakui adanya serangan hacktivist Anonymous itu, namun dia menyatakan serangannya tidak berbahaya. [Baca berita sebelumnya, Zionis: Serangan Siber 7 April Tidak Parah]

Lior Tabansky dari Yufal Ne’eman Workshop for Science, Technology and Security di Universitas Tel Aviv mengatakan kepada Times of Israel bahwa serangan DDoS (Distributed Denial of Service) kelihatannya hanya satu-satunya cara yang dipakai para peretas untuk menerobos situs-situs milik Israel, yang oleh karenanya tidak perlu ditakutkan, sebab serangan itu tidak membahayakan dan tidak lebih hanya untuk menimbulkan kekesalan saja.

Namun, para pakar lain memperingatkan bahwa para peretas kemungkinan berusaha untuk menanamkan malware seperti “Trojan horses”, yang dapat mencuri informasi dan merusak sistem komputer yang terinfeksi olehnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis: Serangan Siber 7 April Tidak Parah
Tulisan selanjutnya Menyembuhkan Parkinson dengan Herba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?