Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid-Masjid Muslim (Sunni) Iraq Dibom Beruntun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2013 08:06 8:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2013 08:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bom-bom yang meledak di empat masjid Muslim (Sunni) Iraq di Baghdad usai shalat Jumat (26/4/2013) menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai lebih dari 50 orang lainnya.

Bom tersebut meledak di tiga masjid Sunni yang terletak di Baghdad, sementara satunya berada di daerah sebelah utara dari ibukota Iraq tersebut.

Sebelumnya pada hari Selasa, sejumlah masjid Sunni juga dibom dan menewaskan lebih dari belasan orang. Ditambah dengan korban ledakan hari Jumat kemarin, jumlah korban tewas menjadi sedikitnya 195 orang, kata pejabat Iraq dilansir AFP.

Pasukan keamanan Iraq juga dikabarkan kembali bergerak ke kota Sulaiman Bek di sebelah utara, setelah kelompok bersenjata yang menduduki kota itu keluar.

Menurut pejabat setempat Shalal Abdul Baban dan wakil kepala dewan kota Ahmad Aziz, para pria bersenjata itu menarik diri dari Sulaiman Bek berdasarkan kesepakatan dengan pemuka-pemuka suku dan pejabat pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok bersenjata itu memasuki Sulaiman Bek, daerah yang mayoritas dihuni oleh Muslim Sunni dari suku Turkmen, setelah terlibat baku tembak dengan aparat keamanan. Saat orang-orang bersenjata itu memasuki kota, warga setempat melarikan diri karena ketakutan.

Jenderal Ali Ghaidan Majid, pejabat angkatan darat Iraq, pada hari Kamis kepada AFP mengatakan, kelompok bersenjata yang memasuki Sulaiman Bek beranggotakan sekitar 175 orang. Mereka diberi waktu 48 jam untuk meninggalkan daerah itu atau bakal diserang oleh pasukan pemerintah.

Kekerasan beberapa hari terakhir di Baghdad itu merupakan serangan yang paling mematikan atas warga Muslim Sunni selama empat bulan terakhir, menyusul demonstrasi warga Sunni atas pemerintah Iraq yang sekarang dikuasai oleh mayoritas Syiah. Warga Muslim Sunni menuntut agar Perdana Menteri Nuri al-Maliki, yang merupakan politisi Syiah, mengundurkan diri.

Nuri al-Maliki adalah orang Syiah yang menjadi perdana menteri Iraq setelah Presiden Saddam Hussein (Muslim Sunni) digulingkan oleh pasukan Amerika Serikat dan sekutunya yang menginvasi Iraq tahun 2003. Al-Maliki hingga sekarang mendapat sokongan dari pemerintah Washington. Sejak Al-Maliki berkuasa, kelompok Syiah menguasai politik dan pemerintahan Iraq. Tidak sedikit politisi Sunni yang diburu dan dijadikan tersangka teroris tanpa bukti apapun, termasuk wakil presiden Tariq al-Hashimi yang sekarang dalam pelarian karena akan ditangkap hidup atau mati atas perintah Al-Maliki.

Sejak Iraq diserahkan oleh Amerika Serikat ke tangan politisi-politisi Syiah dan Washington menarik pasukannya dari negeri kaya minyak itu, api kekerasan berlatar belakang sektarian terus berkobar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Minta Maaf Lepaskan Neo-Nazi Pelaku Pembunuhan Rasis
Tulisan selanjutnya Membangun Pondasi Peradaban Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?