Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mau Perang Demi Assad, Dapat Kerja dan Gaji Naik 50 Persen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juni 2013 06:59 6:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juni 2013 06:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah rekaman video diunggah ke internet hari Selasa (4/6/2013) isinya menunjukkan seorang brigadir militer rezim Suriah sedang membujuk para pemuda untuk bergabung dengan pasukan pembela Presiden Bashar al-Assad dengan iming-iming kenaikan gaji atau pekerjaan.

“Siapa saja yang datang kepada kami akan dianggap sebagai pegawai pemerintah dan gajinya akan naik 50 persen,” kata Brigadir Muhammad Khadour dalam video dilansir Al-Arabiya.

“Dan bagi mereka yang tetap sebagai sukarelawan, kami memiliki amunisi dan senjata untuk kalian,” imbuhnya.

Khadour yang ditemani oleh Walikota Aleppo Muhammad Wahid Akid menawarkan janji-janji manis lain.

Dia berjanji akan menjadikan wilayah Nibl yang sebagian besar dihuni penduduk Syiah sebagai ibukota dari Aleppo. “Semua tuntutan kalian akan dipenuhi,” sesumbarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelum berpidato, Khadour dipuji-puji dengan seruan “Labayka Ya Hussein.”

Sebagaimana diketahui, orang-orang penganut Syiah memuja cucu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam Al-Hussein dan ayahnya Ali bin Abi Thalib secara berlebihan. Orang Syiah menganggap Ali yang seharusnya berhak menjadi khalifah usai wafatnya Nabi Muhammad.

“Kita akan menegakkan bendera Hussein di Minigh [sebuah desa di Aleppo] dan kita akan berperang dengan namanya,” kata Khadour.

Di bawah Bashar al-Assad pemerintah Suriah dikuasai oleh orang-orang Syiah Alawi, yang merupakan minoritas di antara penduduk mayoritas Muslim. Bashar al-Assad sendiri adalah seorang Syiah Alawi, yang menyebut bahwa saat ini pasukannya sedang memerangi pemberontak Islam radikal dan para teroris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Penjarakan Puluhan Staf LSM
Tulisan selanjutnya Menag: Islam Tidak Menyebarkan Ketakutan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Berita
10 September 2026 05:00
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?