Hidayatullah.com—Bab al-Aziziyah bekas kediaman mendiang pemimpin Libya Muammar Qadhafi akan diubah menjadi tempat rekreasi. Demikian menurut pengumuman dari kementerian pariwisata Selasa (16/7/2013).
Menteri Ikram Basha Imam mengatakan, pekerjaan membersihkan puing-puing reruntuhan Bab al-Aziziyah di Tripoli sudah dimulai.
“Tempat itu akan diubah menjadi area hijau dan taman rekreasi untuk hiburan bagi keluarga-keluarga Libya,” kata menteri wanita itu dikutip AFP.
Bab al-Aziziyah dihujani tembakan dan bom oleh pasukan NATO semasa penggulingan kekuasaan Qadhafi yang didahului oleh demonstrasi rakyat Libya.
Bekas tempat tinggal dan markas besar Qadhafi itu kemudian dihuni orang-orang yang tidak memiliki rumah. Di dalamnya bahkan didirikan pasar darurat yang ramai dikunjungi rakyat Libya.
Agustus 2012 Perdana Menteri Abdulrahim al-Kib mengumumkan rencana pembangunan perpustakaan, teater dan monumen korban konflik di Libya di lokasi Bab al-Aziziyah yang luasnya berhektar-hektar itu. Namun, rencana itu kemudian dibatalkan dan diganti dengan proyek taman untuk rakyat.
Menteri Pariwisata Ikram Basha Imam mengatakan, delapan perusahaan swasta sudah dikontrak untuk membangun taman di lokasi tersebut.
Dia menjelaskan, para tunawisma yang tinggal di sana akan dicarikan rumah pengganti oleh dinas sosial.*