Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Massal Penodaan Al-Quran di Mauritania

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Maret 2014 06:10 6:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Maret 2014 06:10
Bagikan
Merobek Al-Quran bisa dianggap sebagai aksi simbolis menghina agama Islam
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratusan warga Mauritania melakukan aksi unjuk rasa di jalanan ibukota Noukakchott untuk memprotes penghinaan atas Al-Quran.

Polisi sampai melepas tembakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang ingin menuju ke kantor presiden.
Mereka menuntut penangkapan empat orang pria yang mengenakan serban yang mereka anggap mengambil Al-Quran dari sebuah masjid di bagian utara ibukota.

Seperti diketahui, aksi besar-besaran umat Islam ini muncul pasca adanya laporan penyobekan kitab suci Al-Quran di Nouackchott, Mauritania. Menurut seorang imam lokal seperti dilansir dari BBC, kitab suci umat Islam itu telah disobek dan dibuang ke toilet oleh sejumlah pria yang mengenakan turban untuk menutupi wajah mereka.

Tak hanya itu, para pelaku yang berjumlah empat orang itu bahkan melakukannya di dalam masjid. Namun, hingga kini masih belum jelas motif para pelaku. Imam Mohamedoun Ould Mohamed Salem, mengatakan, para pria mengambil empat Al-Quran, yang kemudian disobek dan dilemparkan ke toilet masjid.

Berita ini akhirnya memicu kemarahan umat Islam di pusat kota. Mereka menuntut para pelaku ditangkap dan diberi hukuman mati karena telah menghujat agama Islam. Selain itu, para demonstran juga membakar barikade dan pertokoan yang tetap tutup pada hari Senin itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi sudah melakukan penyelidikan atas dugaan pengrusakan Al-Quran itu namun beritanya menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut dan mendorong sejumlah warga yang marah turun ke jalan.

Para pengunnuk rasa antara lain membakar ban dan menutup jalanan.

Mauritania menerapkan syariah Islam walau hukuman mati tidak pernah lagi dijatuhkan dalam kasus pelecehan agama sejak tahun 1980-an.

Bulan Januari seorang pemuda Muslim terancam hukuman mati setelah dinyatakan bersalah karena tindakan murtad setelah menulis artikel yang dianggap mengkritik Nabi Muhammad namun akhirnya dijatuhi hukuman penjara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:melecehkan al-Qur`an
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guru Besar UGM sebut Istilah 4 Pilar Mereduksi Makna Pancasila
Tulisan selanjutnya Korban Tolak Damai, Sitok akan Diperiksa di Polda Metro Hari Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?