Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menjelang Ramadhan PRT di Saudi Banyak yang Kabur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juni 2014 06:44 6:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juni 2014 06:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak 5.179 pembantu rumah tangga dilaporkan telah melarikan diri dari majikannya selama periode Nopember 2013 sampai April 2014, kata Departemen Paspor di Provinsi Timur, Arab Saudi.

Mengutip keterangan sumber Arab News (3/6/2014) melaporkan bahwa para pembantu rumah tangga cenderung melarikan diri menjelang bulan Ramadhan, di mana banyak keluarga Saudi membutuhkan tenaga mereka.

Jurubicara Departemen Paspor Provinsi Timur Brigjen Malla Marzouq Al-Utaibi menjelaskan, 1.543 orang pembantu kabur pada bulan Nopember 2013, 729 pada bulan Desember 2013, 926 pada Januari, 801 pada bulan Februari, 523 pada bulan maret dan 657 PRT melarikan diri dari majikannya pada bulan April kemarin.

Sebelumnya menurut survei Pusat Kesejahteraan Pembantu, sekitar 80-120 PRT setiap hari melarikan diri dari majikannya. Jumlah kasus PRT kabur paling tinggi terjadi di Riyadh, kemudian disusul Makkah, Madinah dan Provinsi Timur.

Menurut penasehat hukum dan sekretaris jenderal National Society for Human Rights Khalid Al-Fakhiri, para PRT biasanya kabur atas bujukan teman sesama asal negaranya, yang berarti melanggar kontrak kerja yang disepakati.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyoroti banyaknya kasus kriminal yang melibatkan PRT asing, Al-Fakhiri menilai hal itu bukan sebuah fenomena, meskipun memang terjadi. Namun menurutnya, pihak media berperan dalam membuat sejumlah kasus PRT menjadi sensasional.

Lebih lanjut Al-Fakhiri mengatakan, di Arab Saudi ada hak dan kewajiban hukum yang berlaku masing-masing bagi majikan dan pekerjanya. Sementara bagaimana PRT itu direkrut di negara asalnya juga harus diperhatikan.

Menurutnya, harus ada upaya untuk mengedukasi para penyalur tenaga kerja asing mengenai hukum yang berlaku di Kerajaan Arab Saudi. Dan para pekerja harus memegang nomor telepon kedutaannya serta NSHR agar mudah melapor jika ada masalah.

Dalam dua pekan terakhir muncul beberapa kasus yang melibatkan PRT. Salah satunya dugaan pembunuhan atas seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun oleh dua pembantu masing-masing asal Sri Lanka dan Indonesia.

Ibu bocah tersebut menemukan anaknya di kantong sampah dengan luka-luka di bagian leher dan dada. Ibu itu mencari putranya yang tidak ada di kamarnya pada pagi hari. Anak itu seharusnya mengikuti ujian kenaikan kelas hari itu. Pakaiannya yang penuh dengan darah dan dua bilah pisau ditemukan di atap rumah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adly Mansour Pamitan, Al-Sisi akan Dilantik Hari Ahad
Tulisan selanjutnya Badai dengan Nama Wanita di AS Paling Banyak Timbulkan Korban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?