Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Baru Mundur, Mehlab Langsung Ditunjuk Lagi Sebagai PM Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2014 20:45 8:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2014 20:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi hari Senin (9/6/2014) mengangkat Ibrahim Mehlab sebagai perdana menteri dan memintanya membentuk kabinet, hanya beberapa menit setelah Mehlab menyerahkan mandatnya sebagai pejabat sementara PM.

Mehlab, yang duduk sebagai perdana menteri sementara kedua dalam pemerintahan presiden sementara Adly Manosur, menyerahkan jabatannya karena Mesir kini memiliki presiden yang baru hasil pemilihan umum.

Dalam surat pengunduran dirinya, Mehlab dan para menterinya menyatakan bangga melepas jabatan untuk memberikan jalan kepada siapa saja yang pantas untuk berbakti kepada negara Mesir dalam era pemerintahan yang baru.

Sebelumnya, pekan lalu Mehlab sudah menyatakan akan mundur apabila presiden baru Mesir sudah diambil sumpahnya.

Setelah ditunjuk kembali sebagai perdana menteri oleh Al-Sisi, Mehlab kemungkinan belum akan banyak merombak kabinetnya, kata seorang pejabat kabinet kepada Al-Ahram.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berdasarkan konstitusi Mesir, mayoritas anggota parlemen harus menyetujui calon perdana menteri yang diajukan presiden dalam 30 hari. Jika calon itu tidak mendapatkan suara mayoritas, maka calon lain diajukan oleh partai atau koalisi mayoritas di parlemen. Apabila kandidat kedua itu juga gagal disetujui oleh mayoritas anggota parlemen dalam kurun waktu 30 hari, maka parlemen terancam dibubarkan dan presiden mengumumkan pemilihan umum legislatif kembali digelar.

Kabinet juga bertindak sebagai caretaker pemerintah apabila parlemen belum terbentuk, yang mana menurut konstitusi 2014, harus menyetujui kandidat perdana menteri yang dipilih presiden.

Saat ini parlemen Mesir masih kosong, sebab pengadilan memutuskan bahwa hasil pemilu legislatif 2012 tidak sah sehingga parlemen harus dibubarkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anastesi pada Bayi Dapat Mengganggu Memori
Tulisan selanjutnya Aparat Saudi Memburu Bocah 13 Tahun Pengajar Linting Ganja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’

Berita
7 September 2026 19:52
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Terbaru

  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?