Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Video Seks Jadi Bukti Kasus Suap Raksasa Farmasi GSK ke Dokter China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juni 2014 17:28 5:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juni 2014 17:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Raksasa farmasi asal Inggris GlaxoSmithKline (GSK) mengkonfirmasi keberadaan rekaman video seks mantan bos perusahaannya di China, dalam kaitannya dengan kasus suap yang dilakukan GSK kepada para dokter di China agar menggunakan obat-obatan produksi perusahaannya untuk pasien.

Adegan seks yang direkam secara rahasia antara bekas pimpinan GSK China Mark Reilly dengan pacarnya seorang wanita China dikirimkan ke para pejabat senior GSK pada bulan Maret 2013.

Reilly merupakan terdakwa dalam kasus suap terhadap para pejabat rumah-rumah sakit di China agar menggunakan produk-produk GSK.

Dilansir BBC (30/6/2014) yang mengutip laporan Telegraph dan Financial Times, GSK dikabarkan meminta Reilly untuk menyewa Peter Humprey, seorang penyelidik yang berbasis di China untuk menelusuri asal-muasal video seks itu.

Namun, Humprey tidak bisa menemukan siapa orang yang memasang kamera di kamar tidur Reilly.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Humprey dan istrinya yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Yu Yingzeng, ditangkap aparat China Agustus 2013.

Menurut media pemerintah Beijing, pasangan itu menjual informasi pribadi orang kepada kliennya melalui perusahaan-perusahaan riset.

Pihak berwenang China melakukan penyelidikan atas GSK Jul 2013 dalam kasus dugaan suap dan menahan 4 petinggi GSK cabang China.

Saat penyelidikan itu dimulai, China menuding GSK menggunakan agen-agen perjalanan dan perusahaan konsultasi untuk menyalurkan suap kepada para dokter senilai 3 milyar yuan (sekitar US$ 489 juta atau 5,8 trilyun rupiah) sejak tahun 2007.

GSK telah meminta maaf atas tindakan pegawainya di China yang disebutnya bertindak di luar kendali. Namun GSK membantah besaran suap yang telah dikeluarkannya sebagaimana yang disebutkan pihak berwenang China.

Raksasa perusahaan obat-obatan asal Inggris itu juga sedang menghadapi penyelidikan kriminal serupa di Polandia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jinakkan Bom di Istana Kepresidenan Mesir, Seorang Polisi Tewas
Tulisan selanjutnya Lapangan Tahrir Ditutup Menyusul Ledakan di Istana Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?