Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komplek Pelacuran di Baghdad Diserang, Germo dan Centengnya Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juli 2014 13:40 1:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juli 2014 13:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah komplek rumah susun yang dijadikan tempat pelacuran diserang orang bersenjata sehingga puluhan korban tewas.

“Jumlah total korban tewas sekarang menjadi 31, dua orang di antaranya laki-laki,” kata jurubicara Kementerian Dalam Negeri Iraq Saad Maan kepada AFP Senin (14/7/2014).

Hari Sabtu malam (12/7/2014) sekelompok orang bersenjata menyerbu dua bangunan rumah susun di distrik Zayouna, yang dikenal di kawasan itu sebagai rumah bordil yang menampung hingga 60 wanita pelacur.

Foto-foto yang diambil tidak lama setelah serangan usai menunjukkan gambar seorang pria, yang menurut polisi adalah germonya, tergeletak tewas bersimbah darah dekat seseorang yang diduga sebagai centengnya.

Kedua pria itu, kelihatan diikat tangannya ke belakang sebelum dieksekusi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah gambar lainnya menunjukkan mayat lima orang wanita yang saling berpelukan di sebuah pojokan kamar mandi dengan bercak darah di lantai dan dinding. Sepertinya mereka berusaha bersembunyi dari para penyerang.

Sebuah gambar lain menunjukkan mayat-mayat, sebagian berpakaian warna cerah dan sebagian hitam, berbaris di ruang tengah yang lantainya basah dengan darah.

Akses ke jalan menuju rumah susun 43 dan 44, di mana pembunuhan itu terjadi, biasanya dijaga oleh polisi dan tentara.

Penduduk setempat mengatakan bahwa mucikarinya yang dikenal dengan nama Aws, adalah seorang figur yang memiliki pengaruh di lingkungan mereka, yang menyogok aparat keamanan agar bisa menjalankan bisnisnya di tempat yang sama selama bertahun-tahun.

Serangan mematikan seperti itu jarang terjadidi Zayouna. Namun peristiwa Sabtu malam itu merupakan yang paling mematikan selama beberapa tahun terakhir.

Belum diketahui siapa pelaku serangan atas sarang pelacuran tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Qassam dan Saraya Al Quds Tolak Proposal Gencatan Senjata
Tulisan selanjutnya Anak-anak Antusias Dengarkan Relawan Halal Corner Jelaskan Babi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?