Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia akan Aktifkan Lagi Pangkalan Komunikasi Intelijennya di Kuba

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juli 2014 16:05 4:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2014 16:05
Bagikan
Pangkalan Lourdes di Kuba, fasilitas komunikasi rahasia Rusia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Rusia telah membuat kesepakatan dengan Kuba untuk membuka kembali pangkalan komunikasinya di negara itu yang dulu dipakai Uni Soviet untuk memata-matai Amerika Serikat selama era Perang Dingin, kata pejabat Rusia.

Pangkalan Lourdes itu terletak dekat ibukota Havana, sekitar 250km dari pantai Amerika Serikat.

Kesepakatan dibuat saat Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi negara komunis itu pekan lalu, lapor BBC mengutip koran Rusia Kommersant (16/7/2014).

Putin menutup pangkalan itu pada tahun 2001 dengan alasan biaya operasional.

Seorang pejabat keamanan Rusia kepada Reuters membenarkan laporan Kommersant itu, dengan mengatakan bahwa “kerangka kerjasamanya sudah disepakati.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hubungan antara Moskow dengan Washington akhir-akhir ini memburuk menyusul konflik di Ukraina dan pengambilalihan wilayah Krimea oleh Rusia.

Dalam kunjungannya ke negara di Karibia itu Jumat pekan lalu (11/7/2014), Putin setuju untuk menghapus hutang Kuba di era Soviet sebesar US$32 milyar, lapor Kommersant.

Pangkalan Lourdes mulai beroperasi tahun 1967. Fasilitas komunikasi di pangkalan tersebut dipakai oleh badan-badan intelijen Uni Soviet dan menangani jalur komunikasi rahasia Angkatan Laut Uni Soviet.

Di masa Soviet ada 3.000 staf Moskow yang bekerja di sana. Namun, pada tahun 1990an Rusia menguranginya menjadi setengahnya. Menurut Kommersant pada masa sekarang menempatkan staf sebanyak itu tidak diperlukan, sebab saat ini teknologi sudah berkembang.

Ketika Rusia menutup fasilitas itu pada tahun 2001, uang sewa yang dibayarkan ke Kuba mencapai US$200 juta pertahun.

Pada masa Perang Dingin, Kuba merupakan tempat panas. Krisis terkait rudal-rudal Soviet di Kuba tahun 1962 hampir menaikkan ketegangan menjadi perang nuklir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petisi Boikot di tengah Undangan Obama Buka Puasa
Tulisan selanjutnya Gaza dalam Derita!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?