Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Murtad itu disambut Meriah di Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2014 11:53 11:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2014 11:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meriam Yahia Ibrahim Ishag, wanita Sudan yang bulan Juni lalu menghadapi vonis mati karena murtad
telah tiba di kota Manchester, Negara Bagian New Hampshire, Kamis malam (31/7/2014) waktu setempat.

Dia tiba bersama suami dan kedua anaknya disambut sekitar 40 para pendukung di Bandara Manchester.

Suami Meriam, Daniel Wani menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) dan para senator New Hampshire yang menyiapkan suaka politik untuk keluarganya.

Anak bungsu mereka, Maya, dilahirkan di penjara pada Mei lalu beberapa saat setelah Meriam dijatuhi hukuman mati karena berpindah ke agama Kristen.

Meriam kemudian dibebaskan berkat tekanan komunitas internasional pada Juni lalu. Setelah mendapatkan suaka, mereka dicekal ke luar negeri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka pun berlindung di Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibukota Sudan, Khartoum, selama satu bulan lebih sebelum akhirnya terbang ke Roma.

Sebelumnya,  mereka sempat bertemu dengan Paus Fransiskus. Rekaman video yang dirilis Vatikan menunjukkan Paus Fransiskus memberikan Meriam Ibrahim dan keluarganya medali kepausan dan rosario, lansir Associated Press. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan ke Amerika.

Kasus Meriam bermula ketika menikah dengan Daniel Wani pada 2011 di sebuah gereja.

Berdasarkan peraturan perundangan di Sudan, Meriam Ibrahim diajukan ke pengadilan karena murtad keluar agama Islam. Wanita yang berayahkan seorang Muslim dan ibu seorang wanita Ethiopia penganut Kristen Orthodoks itu menikahi pria Kristen Daniel Wani asal Sudan Selatan pada 2011 di gereja.

Pada bulan Mei lalu, pengadilan menjatuhkan vonis mati atas Meriam Ibrahim. Namun, negara-negara Barat berbondong-bondong mengecamnya. Pada bulan Juni pengadilan menyelamatkan leher Meriam Ibrahim dari hukuman mati.

Saat Meriam Ibrahim ditahan untuk kasus pemalsuan dokumen imigrasi, wanita itu keluar dari tahanan dengan membayar uang jaminan, lalu mencoba melarikan diri ke Amerika Serikat. Namun, setelah jejaknya terendus di bandara, wanita itu mencari perlindungan ke Kedutaan Amerika Serikat di Sudan, sebelum akhirnya ditangani diplomat Italia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikamurtadvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sistem Anti-Misil Iron Dome Milik Israel Dibantu Radar NATO di Turki?
Tulisan selanjutnya Tong Sampah Manusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?