Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Ferguson Menuntut agar Polisi Penembak Pemuda Kulit Hitam Diadili

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2014 11:51 11:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Agustus 2014 11:51
Bagikan
Warga Ferguson turun ke jalan memprotes penembakan seorang pemuda kulit hitam hingga tewas oleh polisi kulit putih.
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pengunjuk rasa di Ferguson di negara bagian Missouri, Amerika Serikat, turun ke jalanan lagi memprotes kebrutalan seorang polisi kulit putih yang menembak mati pemuda kulit hitam tak bersenjata.

Polisi setempat berhadapan sekaligus dengan pengunjuk rasa damai dan para penjarah yang memecahkan kaca-kaca jendela serta membakar bangunan-bangunan di sekitarnya.

“Ini adalah permainan catur antara kami dengan pemerintah. Kami menjalankan langkah kami, sekarang giliran mereka,” kata Charnicolas Walker seorang pengunjuk rasa berusia 38 tahun kepada Aljazeera.

“Akan ada 5.000 orang yang keluar malam ini. Satu-satunya alasan mengapa tidak akan mencapai 50.000 karena orang takut melihat gas air mata di media sosial,” kata Walker dikutip Aljazeera (20/8/2014).

Polisi mengatakan mereka dihujani tembakan Senin lewat tengah malam dan menahan 31 orang, meskipun pasukan dari Garda Nasional telah diterjunkan dan jam malam telah dicabut guna memungkinkan demonstran berunjuk rasa lebih bebas dan tertib.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kerusuhan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyerukan agar warga kembali tenang.

Pemuda kulit hitam Michael Brown tewas saat sedang berjalan kaki dengan seorang temannya pada siang hari tanggal 9 Agustus lalu ketika polisi kulit putih berusia 28 tahun bernama Darren Wilson menembaki Brown dengan brutal.

Saat ini Wilson diberhentikan sementara dan masih mendapatkan gaji. Aksi penembakan yang dilakukannya sedang diselidiki oleh kementerian kehakiman dan Kepolisian Daerah St Louis.

Kejaksaan mengatakan mereka sudah bisa mengajukan bukti-bukti ke juri pada hari Rabu (20/8/2014) untuk memutuskan apakah kasus penembakan itu bisa disidang lebih lanjut. Jaksa Agung Eric Holder dijadwalkan mengunjungi daerah itu pada hari Rabu ini dan bertemu dengan para penyelidik.

“Sekarang ini, agar kami tidak turun ke jalan, mereka harus menuntutnya. Gugat petugas (polisi) itu,” kata Johanna Lyn seorang ibu beranak tiga yang ikut beunjuk rasa di depan sebuah toko yang bagian depannya rusak dan dijarah orang di daerah West Florissant Avenue hari Selasa kemarin kepada Aljaeera.

“Tetapi mereka malah memanggil Garda Nasional dan memobilisasi pasukan militer dari setiap daerah di sekitar sini, karena mereka berusaha melanggar hak konstitusional kami untuk melakukan unjuk rasa. Dan itu semakin membuat keadaan memburuk. Garis depan di malam hari sepertimedan perang,” kata wanita itu.

Ferguson merupakan sebuah daerah pinggiran kota St Louis yang dihuni banyak penduduk kulit hitam. Berpenduduk sekitar 21.000 orang daerah ini memiliki sejarah ketegangan rasial. Warga kulit hitam mengeluhkan tentang pelecehan yang dilakukan oleh polisi yang mayoritas berkulit putih, perihal kualitas sekolah yang buruk serta pengangguran.

Situasi di Ferguson semakin buruk ketika pada hari Selasa polisi menembak dan membunuh seorang pria pembawa belati di sebuah tempat yang berjarak 6 km dari lokasi penembakan atas Brown. Polisi dan para saksi mengatakan pria itu mengamuk dan mendekati dua petugas polisi dengan menghunus belati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Baasyir Yang Kukenal 2 (3)
Tulisan selanjutnya Tak Mau Direkrut Jadi Teroris, Remaja Yaman Nekat Merantau ke Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?