Hidayatullah.com—Seorang wanita muda, yang dilaporkan sebagai pasien nomor satu Covid-19 di Kenya, mengatakan bahwa dia sudah pulih sepenuhnya setelah 23hari perawatan.
Diidentifikasi hanya dengan nama Brenda, dia mengatakan kepada para reporter bahwa dirinya mengunjungi Amerika Serikat sejak Desember tahun lalu, tetapi dia curiga tertular coronavirus dalam penerbangan kembli ke Kenya dari London pada awal bulan Maret.
“Saya mengalami batuk tiga hari setelah mendarat di negeri ini,” kata Brenda.
Dia lantas pergi ke pusat isolasi milik pemerintah di ibu kota Nairobi untuk menjalani perawatan. Brenda mengatakan para petugas di sana “merawatnya dengan baik.”
“[Covid-19] adalah penyakit yang dapat diatasi dan dapat diobati,” pesan Brenda kepada seluruh rakyat Kenya.
Brian, seorang pasien Covid-19 lain yang juga sudah pulih, mengatakan bahwa dirinya tertular penyakit itu dari Brenda. Brian mengaku sekarang kondisinya sudah membaik.
Dia mengatakan bahwa apa yang dialaminya membuat kaum kerabatnya meyakini penyakit tersebut “nyata adanya dan dapat disembuhkan.”
Brenda dan Brian berbicara dengan Presiden Uhuru Kenyatta lewat tautan video dalam konferensi pers itu.
Kenyat mengkonfrimasi 59 kasus Covid-19 sejak diumumkan pertama kali pada 13 Maret, lapor BBC Rabu (1/4/2020).*