Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tolak Kebudayaan Barat, Kota Wenzhou Larang Sekolah Gelar Acara Natal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Desember 2014 11:26 11:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Desember 2014 10:18
Bagikan
Mahasiswa berpakaian tradisional China menentang perayaan Natal.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah kota di China melarang sekolah-sekolah menyelenggarakan acara berkaitan dengan Natal, lapor media pemerintah Kamis (25/12/2014) dilansir AFP.

Populasi umat Kristen di China saat ini diperkirakan sekitar 60 juta jiwa, yang terus berkembang pesat dan Natal semakin nyata dirayakan di negara yang resminya menganut paham atheis itu.

Namun, pemerintah kota Wenzhou di pesisir timur China yang kadang disebut sebagai “Yerusalem China”, karena banyaknya populasi Kristen, melarang sekolah-sekolah dari menggelar acara yang bertemakan Natal, lapor Global Times.

Para pejabat setempat berharap sekolah-sekolah lebih memperthatikan perayaan tradisional China dan bukannya perayaan yang berasal dari kebudayaan Barat, lapor koran yang dekat dengan Partai Komunis tersebut.

Ketertarikan warga China meningkat terhadap Natal, yang dipandang sebagai musim untuk berbelanja, di mana para penjual menggunakan segala macam mulai dari saxophone hingga Smurf dan kapal uap untuk menarik minat pembeli.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, pemerintah kota Wenzhou tahun ini melancarkan kampanye yang ditujukan untuk mengenyahkan gereja lokal, di mana 400 lebih dipaksa mencopot salib yang terpampang jelas dan sebagian bahkan dihancurkan.

Bersamaan dengan larangan itu, sebuah universitas di China tengah mewajibkan mahasiswanya menonton kisah tentang perjalanan hidup Confusius dan bukannya merayakan Natal.

“Jadilah putra dan putri yang baik bagi negaramu, bangkitlah melawan hari-hari raya Barat yang norak,” bunyi spanduk di kampus Northwest University di kota Xi’an, seperti terlihat dalam foto yang beredar di internet.

“Cegah penyebaran budaya Barat,” bunyi spanduk lainnya.

Seorang juru bicara universitas kepada Guangming Daily mengatakan bahwa pihak kampus berharap para mahasiswanya lebih memberikan perhatian kepada tradisi kebudayaan China, dan tidak mengidolakan perayaan-perayaan dari budaya asing.

“Tolak Natal,” bunyi spanduk yang diusung para mahasiswa berpakaian tradisional China. “Orang China seharusnya tidak merayakan perayaan-perayaan asing.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istilah “Ibrani” untuk ‘Israel’ Sebuah Kesalahan Sejarah Fatal
Tulisan selanjutnya Dulu Benci Islam, Kini Ribuan Warga Jerman Syahadat Atas Bimbingannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?