Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putranya Menghilang Gabung Militan, Warga Saudi Didenda SR3.000 dan Dibui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Maret 2015 16:41 4:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Maret 2015 16:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pengadilan khusus di Arab Saudi telah menjatuhkan hukuman denda dan kurungan atas seorang pria yang tidak melaporkan kehilangan putranya, yang kemudian diketahui bergabung dengan kelompok militan.

Pria Saudi itu didenda SR3.000 dan dihukum penjara 3 tahun, karena tidak melaporkan tentang anak laki-lakinya yang pergi meninggalkan rumah, kemudian diketahui bergabung dengan kelompok bersenjata pelaku serangan atas petugas perbatasan Saudi di Wadia di mana 2 petugas polisi tewas.

Pria itu sebelumnya pernah membuat janji tertulis kepada pihak berwenang, yang isinya janji untuk menjaga putranya dan melarang anaknya itu bergabung dengan militan.

Polisi menemukan materi-materi terlarang di dalam komputer putra dari pria tersebut. Dia juga dituduh memiliki senjata tanpa izin.

Pihak kejaksaan menuding anak laki-laki itu bergabung dengan kelompok bersenjata pelaku serangan atas penjaga perbatasan disebabkan oleh kelalaian orangtua karena tidak mengurus putranya itu dengan baik. Pria itu juga dituduh memiliki senjata berupa sebuah senjata api buatan Belgia dan Kalasnikov, serta 227 peluru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan mengeluarkan putusan awal untuk memenjarakan pria itu selama tiga tahun potong masa tahanan, di mana enam bulannya merupakan hukuman atas kejahatan siber.

Anak laki-laki dari pria itu melakukan serangan atas penjaga perbatasan di Sharourah, Najran, pada 5 Nopember 2012. Akibatnya, petugas bernama Hussein Al-Hamandi dan Muhammad Hassan Munie terbunuh.

Menyusul peristiwa itu pihak keamanan kemudian menangkap 11 militan, 10 merupakan warga Saudi dan 1 warga Yaman, yang berusaha melarikan diri ke Yaman. Empat di antara mereka mengalami luka parah akibat baku tembak dengan petugas keamanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aher Luncurkan Gerakan “Jabar Menghafal” Al Quran untuk Siswa
Tulisan selanjutnya Venezuela Batasi Jumlah Diplomat Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?