Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Amerika Makin Banyak Tinggalkan Agama Kristen

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Mei 2015 22:33 10:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Mei 2015 08:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Penelitian yang dilakukan oleh lembaga penelitian asal Washington DC, Amerika Serikat, Pew Research Center menyebutkan,  Amerika bisa harus mengubah data kependudukan mereka kelak dalam beberapa tahun ke depan.

Pasalnya, mayoritas penduduk negara adidaya ini kelak tidak akan lagi beragama Kristen, sebagaimana yang sudah terjadi sejak negara ini berdiri pada 239 tahun lalu.

Dikutip The Huffington Post, 12 Mei 2015, Pew Research Center menyebut agama Kristen terus mengalami penurunan jumlah pemeluk di Negeri Paman Sam.

Menurut penelitian yang mereka lakukan, antara tahun 2007 dan 2014, jumlah pemeluk agama Kristen di AS mengalami penurunan hingga 8%,dari yang semula 78,4%, kini menjadi 70,6%.

Yang menarik, jumlah penduduk AS yang mengaku tak memeluk agama apapun, tumbuh makin pesat. Jumlah golongan ini, yang semula ada di kisaran 16,1% pada 2007, menjadi 22,8% pada 2014.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penduduk generasi millenial, atau lebih dikenal dengan ‘Generasi Y’ (mereka yang lahir tahun 1980 – 2000), disebut menjadi pembawa tren semakin besarnya penduduk AS yang tidak mau terikat dengan agama.

“Seiring dengan beranjak dewasanya para Generasi Y, penelitian menunjukkan rendahnya diantara mereka yang terikat dengan sebuah agama, termasuk makin sedikit yang ke gereja, daripada generasi yang lebih tua,” demikian tulis Pew Research.

Penelitian menunjukkan, semakin banyak penduduk Amerika yang berpindah agama ketika dewasa.

Sebanyak 34% penduduk AS yang telah dewasa, meninggalkan agama yang diperkenalkan oleh orangtua mereka.

Prosentase ini tumbuh semakin tinggi, mengingat pada 2007, angka ini berkisar 28 persen.

Menariknya, agama-agama di luar Kristen, seperti Islam, Hindu, dan Yahudi, tidak mengalami fenomena itu di AS.

Sekitar 80 persen orang Hindu, 77 persen muslim, dan 75 persen Yahudi yang tinggal di AS, masih bertahan dengan agama masa kecil mereka.

Hasil penelitian ini dibuat Pew, dengan mengambil 35.000 respondenpada 4 Juni dan 30 September 2014.

Sebelumnya, lembaga ini juga meriset,  ketika Kristen menurun, dari tiga per empat menjadi dua pertiga pada tahun 2050 justru  Islam akan naik.

Pemeluk Islam akan melampaui Yahudi sebagai agama non-Kristen paling populer di Amerika Serikat. [Baca: Pada 2050 Jumlah Pemeluk Muslim dan Kristen Hampir Sama]

Para peneliti mengumpulkan data lebih dari 2.500 sensus, survei, dan register penduduk dari 175 negara, meliputi 95 persen dari populasi dunia.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaAmerika Serikatkristen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya al-ghazali Mengenali Keilmuan al-Qur’an dan al-Sunnah Imam al-Ghazali (2)
Tulisan selanjutnya Sinyal Penyeberang Jalan Homoseksual di Wina Dinilai ‘Gila’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?