Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putra Usamah Bin Ladin Minta Sertifikat Kematian dari Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2015 09:40 9:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juni 2015 07:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang putra Usamah bin Ladin meminta Amerika Serikat mengeluarkan sertifikat kematian atas nama ayahnya setelah pasukan khusus Navy SEALS membunuhnya, demikian menurut sebuah surat yang dibocorkan oleh situs WikiLeaks, lapor AFP Jumat (19/6/2015).

Surat tersebut, yang menunjukkan berasal dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, merupakan salah satu dari puluhan ribu bocoran dokumen yang diberi nama “The Saudi Cables”, yang dibocorkan WikiLeaks sejak kemarin. Bocoran dokumen lainnya akan menyusul dalam pekan-pekan mendatang.

Surat itu ditandatangani oleh Glen Keiser, konsul jenderal AS di Riyadh, dan ditujukan kepada Abdullah bin Ladin bertanggal 9 September 2011, atau sekitar 4 bulan setelah serbuan pasukan AS ke sebuah rumah di Abbottabad, Pakistan, yang menewaskan ayahnya.

“Saya telah menerima permintaan Anda akan sebuah sertifikat kematian untuk ayah Anda, Usamah bin Ladin,” tulis Keiser seperti dikutip AFP.

Pakar-pakar hukum di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa dokumen semacam itu tidak diberikan, kata Keiser dalam suratnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hal itu sejalan dengan praktek yang biasa dilakukan bagi individu-individu yang terbunuh dalam operasi militer,” imbuh Keiser.

Sebagai gantinya, Keiser memberikan Abdullah bin Ladin keterangan dari pengadilan AS yang mana para pejabat terkait mengkonfirmasi kematian ayahnya, dan oleh karenanya, dia terbebas dari gugatan hukum.

“Saya berharap dokumen-dokumen dari pemerintah AS ini dapat membantu Anda dan keluarga Anda,” kata Keiser.

Keluarga Bin Ladin merupakan keluarga terkemuka di Arab Saudi yang dikenal memiliki sejumlah perusahaan besar. Kerajaan Arab Saudi mencabut status kewarganegaraan Usamah bin Ladin pda tahun 1994.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikaatPutra Usamah Bin LadinUsamah Bin Ladin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WikiLeaks Bocorkan 60.000 Kabel Diplomatik Arab Saudi
Tulisan selanjutnya Geert Wilders akan Tayangkan Kartun Nabi Muhammad di TV

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?