Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Filipina Iglesia ni Cristo, Terlibat Penculikan dan Penggelapan Dana

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2015 08:29 8:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juli 2015 08:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah gereja di Filipina yang memiliki pengaruh politik dan penuh kerahasiaan yang terlibat masalah hukum dengan penyanyi R&B asal Amerika Serikat, Chris Brown, ternyata menyimpan banyak masalah yang selama ini tertutup dari mata publik, seperti kasus penculikan dan penggelapan dana.

Pemerintah Filipina hari Jumat (24/7/2015) memulai penyelidikan atas dugaan sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh Council of Iglesia ni Cristo atau Gereja Kristus. Gereja itu diduga bertanggungjawab atas penculikan sejumlah pendeta pejabat gereja dan penyalahgunaan dana.

Pengumuman mengenai dimulainya pemeriksaan oleh Departemen Kehakiman atas Gereja Kristus itu menjadi klimaks dari kabar yang selama ini beredar tentang korupsi dan pertikaian internal gereja dengan keluarga Manalo, pendiri gereja dan selama dua generasi mengendalikannya.

Dilansir Associated Press (25/7/2015), Brown sudah menggelar konser di Manila pekan ini tetapi kepulangannya tertunda disebabkan ada pengaduan tentang penipuan yang dilayangkan oleh sebuah perusahaan yang dikelola Iglesia. Perusahaan itu mengklaim telah membayar Brown dan seorang promotor sebanyak $1 juta di muka untuk konser Malam Tahun Baru berkapasitas 50.000 kursi di Philippine Arena, yang kemudian dibatalkan oleh penyanyi tersohor itu tanpa mengembalikan uang yang sudah dibayarkan. Brown akhirnya diperbolehkan meninggalkan Manila hari Jumat mlam kemarin setelah mendapatkan lampu hijau.

Pengeluaran misterius dan penculikan

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sengketa itu justru memicu terbongkarnya borok-borok pengelola Gereja Kristus lebih jauh, yang mana kasus-kasusnya yang terungkap kemudian tidak ada hubungannya dengan Brown.

Terungkap bahwa Iglesia ni Cristo, gerakan gereja yang sudah berusia 101 tahun di Filipina itu, ternyata selama ini mencengkram kuat 2,3 juta anggotanya.

Pekan ini terungkap adanya pertikaian di antara anggota keluarga dekat Manalo. Kasus itu terungkap ketika ibu dan seorang saudara laki-laki pemimpin Iglesia, Eduardo Manalo, diusir setelah meminta pertolongan kepada anggota kelompok lainnya lewat pesan di YouTube. Ibu dan anak itu mengatakan mereka dalam bahaya dan sejumlah pendeta menghilang.

Adik Eduardo Manalo yang mengadu ke publik itu, Felix Nathaniel Manalo, pada hari Kamis kemarin mengatakan bahwa dia menentang apa yang disebutnya sebagai berbagai anomali dalam operasional gereja. Felix Nathaniel mengatakan sejumlah dana gereja digunakan untuk bermacam-macam proyek yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Salah satu proyek itu, kata Felix Nathaniel, adalah Philippine Arena, yang disebut-sebut sebagai gelanggang dalam ruangan terbesar di dunia. Gelanggang itu yang seharusnya dipakai konser Malam Tahun Baru oleh Chris Brown dan tempat di mana perayaan 100 tahun Iglesia digelar tahun lalu.

“Kami diancam oleh Dewan … karena kata mereka kami menentang pemimpin,” ujar Felix Nathaniel. “Kami mencintai abang kami, tetapi masalahnya adalah orang-orang di sekelilingnya itu.”

Pengeluaran misterius lain yang dilakukan oleh gereja, yang ini tidak diungkapkan oleh Felix Nathaniel, adalah pembelian kota hantu Scenic di South Dakota, Amerika Serikat. Kota tak berpenghuni itu dibeli Iglesia dengan hari lebih dari $800.000 di tahun yang sama dengan dimulainya pembangunan Philippine Arena. Gereja tidak mengungkapkan tentang rencananya mau diapakan kota yang diterlantarkan dan ditinggal warganya itu.

Isaias Samson, seorang pendeta dan bekas pemimpin redaksi koran Iglesia, mengatakan kepada para wartawan bahwa dia dan istrinya serta putranya ditempatkan dalam “tahanan rumah” oleh para penjaga bersenjata selama sepekan sebelum akhirnya bisa meloloskan diri pada Kamis pagi. Penahanan itu diduga kuat diperintahkan oleh Dewan Gereja.

“Sulit untuk mengungkapkan tentang hal-hal yang kami tahu yang akan merusak Iglesia karena tindakan sebagian orang,” kata Samson, seraya menambahkan sudah ada 10 pendeta yang diculik (hilang).

Dengan semakin merebaknya kasus-kasus Iglesia itu, Departemen Kehakiman Filipina akhirnya turun tangan dengan memulai penyelidikan.

Menurut Menteri Kehakiman Leila de Lima kepada wartawan, pemerintah tidak bisa turut campur dalam perselisihan dan pertikaian internal gereja, tetapi masalah penculikan adalah tindakan kriminal yang akan diselidiki lebih lanjut oleh Biro Investigasi Nasional.

Di Filipina Iglesia memiliki pengaruh politik yang besar. Pasalnya, Iglesia dan para anggota ikut memberikan suara sebagai satu blok, yang mana pengurus dan anggota (jemaat gereja) harus mengikuti komando dari ketua, siapa yang harus dipilih dan tidak boleh dipilih dalam pemilihan umum. Hal itu menjadikan Iglesia senantiasa mendapat perhatian khusus di kalangan politisi, yang ingin mendulang suara dalam jumlah besar ketika pemilu terutama saat pemilihan presiden.

Pendiri gerakan itu, Felix Manalo, melepaskan diri dari Gereja Katolik Roma dan dianggap oleh pengikutnya sebagai seorang nabi. Dia meninggal dunia tahun 1963 dan kemudian digantikan oleh putranya Erano Manalo, sampai ajalnya di tahun 2009. Iglesia lalu dipimpin oleh anak laki-laki Manalo lainnya, Eduardo.

Bienvenido Santiago, General Evangelist dari Iglesia, membantah tuduhan adanya penculikan-penculikan dan mengatakan bahwa gereja mereka “bukan sebuah perusahaan keluarga.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diam dan Berpikir (2)
Tulisan selanjutnya Tiga Kapal Kontainer Berhasil Melintasi Perdana Terusan Suez Baru Buatan Tentara Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?