Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ekstrimis “Rambut Merah” Dijatuhi Hukuman Terkait Rencana Pembunuhan Pangeran Charles

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Desember 2015 12:31 12:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Desember 2015 12:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pengadilan di Inggris menghukum seorang pria berambut merah dengan menempatkannya dalam tahanan khusus penderita gangguan jiwa, karena berencana membunuh anggota keluarga Kerajaan Inggris. Terdakwa ingin menjadikan Pangeran Harry yang memiliki warna rambut seperti jahe (kemerahan) sebagai raja Inggris selanjutnya.

Dalam persidangan vonis hari Selasa (22/12/2015) hakim John Bevan menggambarkan terdakwa, Mark Colborne, sebagai seorang pria yang “miring otaknya” alias tidak waras.

Dalam buku hariannya, Colborne, membeberkan rencana untuk “menempatkan peluru di kepala Charles,” sebagai balas dendam atas diskriminasi yang dialami orang-orang berambut merah.

Hakim menyebut Colborne telah diliputi kemarahan sehingga ingin membom dan menjagal orang-orang yang tidak disukainya.

Colborne kabarnya juga melakukan riset cara membuat alat peledak dan racun mematikan seperti sianida, membeli bahan-bahan kimia, sarung tangan, penutup wajah, serta alat suntik, yang disimpannya di sebuah rumah keluarga di Southampton.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain itu, Colborne juga mengaku sebagai pengagum teroris dan ekstrimis Kristen asal Norwegia pelaku pembunuhan massal, Anders Breivik. Colborne mengatakan berniat melakukan serangan “demi orang-orang Arya” (ras kulit putih yang dianggap paling tinggi dan memiliki keistimewaan dibanding ras lainnya yang ada di muka bumi).

Colborne dijuluki “ginger extrimist” (ekstrimis jahe) oleh media Inggris, merujuk pada warna rambut kemerah-merahan.

Pria berusia 37 tahun itu ditangkap pada Juni 2014, setelah saudara tirinya menemukan bahan-bahan kimia dan tulisan perihal rencana pembunuhan atas keluarga kerajaan.

“Saya akan mengorbankan hidup saya demi satu tembakan itu. Membunuh Charles dan William, dan menjadikan Harry sebagai raja. Bunuh para tiran,” tulis Colborne seperti dilansir AFP.

“Saya ingin mereka melihat perubahan saya dari minoritas rambut merah malang terzalimi yang senantiasa ditindas, berubah sepenuhnya menjadi teroris militer,” imbuhnya.

Dalam persidangan Colborne membantah isi buku hariannya, dengan mengatakan itu hanyalah “celoteh kemarahan” yang dia tulis saat meresa depresi karena pengaruh narkoba.

Pada bulan September lalu, pengadilan menetapkan Colborne bersalah mempersiapkan aksi terorisme. Ketika kasusnya diproses para ahli mengatakan Colborne waras tidak gila, tetapi mengalami gangguan kepribadian parah yang membutuhkan perawatan.

Hari Selasa kemarin, pengadilan menjatuhkan hukuman “tahanan tanpa batas waktu.” Colborne diperkirakan akan menjalani masa kurungan sekaligus perawatan di sebuah tempat di Hamsphire, selatan England. Di sana dia akan dirawat sebagai pasien psikosis.

Pemegang tahta saat ini, Ratu Elizabeth II, dikabarkan akan mengalihkan mahkotanya kepada Pangeran Charles. Pangeran Harry, yang berambut kemerahan, berada di urutan kelima pewaris tahta Kerajaan Inggris, di belakang ayahnya, abangnya Pangeran William dan dua anak William yang masih kecil-kecil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persatuan Ulama Instruksikan Umat Satukan Tema Khutbah Bahas Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Mengenal Nikah Mut’ah ala Syiah Rafidhah [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil

Berita
8 Juli 2026 20:56
Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?