Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jajak Pendapat Terbaru: 89% Warga Negara Arab Menolak ISIS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Desember 2015 13:39 1:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Desember 2015 14:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mayoritas warga negara Arab menentang ISIS di Iraq dan Suriah, demikian sebuah survei terbaru sebagaimana dikutip Middle East Monitor (MEM), Selasa 22 Desember 2015.

Sebuah lembaga Arab Centre for Research and Policy Studies mengungkapkan penemuannya sebagai bagian dari survei indeks Arab untuk tahun 2015 pada sebuah konferensi pers di Doha, Qatar hari Ahad.

survei tersebut berdasarkan opini dari 18.311 responden antara Mei dan September 2015, dari 12 negara Arab yang meliputi: Mauritania, Moroko, Aljazair, Tunisia, Mesir, Sudan, Palestina, Libanon, Yordania, Iraq, Arab Saudi dan Kuwait.

Hanya 7 persen dari jumlah tersebut yang memiliki pandangan positif terhadap ISIS, 89 persen mengatakan bahwa mereka menolak ISIS.

Hasil survei mengindikasi bahwa dukungan atas organisasi ini di dunia Arab tidaklah eksis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut survei tersebut, presentase mereka yang memiliki pandangan setuju atas ISIS antara responden yang “sangat relijius” dan mereka yang “tidak relijius” jumlahnya sama.

Dengan melihat pada faktor-faktor yang berkontribusi atas berkembangnya kelompok seperti ini, ketegangan antar kelompok-kelompok agama di Iraq dan Suriah disebutkan lebih dari 20 persen responden sebagai faktor utama, diikuti oleh kehadiran ekstrimis 11 persen, interfensi luar negeri atas hubungan-hubungan negara Arab 10 persen, dan interpretasi kelompok Islam radikal 10 persen.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak ada konsensus orang-orang Arab atas tindakan terbaik melawan ISIS dan kelompok yang dijuluki “teror” bersenjata lainnya. Ini mencerminkan rumitnya isu dan peliknya sikap publik Arab sendiri.

Faktor paling penting dalam melawan ISIS dan mengakhiri masalah terorisme, menurut responden adalah dukungan agar melakukan transisi demokrasi (28 persen), menyelesaikan permasalahan Palestina (18 persen), mengakhiri intervensi luar negeri (14 persen), memperbanyak kampanye militer pada ISIS (14 persen), dan memecahkan krisis Suriah berdasarkan aspirasi orang Suriah (12 persen).*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dunia ArabISISNegara Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wagub Jatim Apresiasi Program Pembiayaan Usaha Syariah Pemkot Mojokerto
Tulisan selanjutnya Walikota Bogor: Atasi Radikalisasi dengan Dialog dan Komunikasi Secara Inten

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?