Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengikuti Amerika Serikat, Turki Pertahankan Keberadaan Militernya di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Desember 2015 05:07 5:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Desember 2015 23:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Ankara akan terus menempatkan pasukannya di Afghanistan selama yang diinginkan Kabul.

“Pasukan kami akan tinggal di sana selama yang Afghanistan inginkan,” kata Erdogan dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Ashraf Ghani di Ankara, lapor Today’s Zaman Kamis (24/12/2015).

“Masalah Afghanistan adalah masalah kami, kesuksesan Afghanistan adalah kesuksesan kami,” imbuh Erdogan.

Presiden Turki itu menegaskan bahwa masyarakat internasional seharusnya tidak meninggalkan Afghanistan sendirian dalam usahanya menjaga stabilitas negaranya, dan Erdogan mengatakan usaha gabungan Turki dengan Afghanistan dan Pakistan dalam memerangi terorisme akan membantu kawasan itu.

Awal Januari tahun ini parlemen Turki menyetujui mandat dari perdana menteri yang memperbolehkan kesatuan dari Angkatan Bersenjata Turki (TSK) melanjutkan terus misi pimpinan NATO di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gabungan pasukan internasional sekutu Amerika Serikat yang dinamakan International Security Assistance Force (ISAF) di Afghanistan mengakhiri misinya pada tahun 2014. Sekarang misi itu dilanjutkan dengan misi pelatihan dan pendampingan bagi pasukan keamanan Afghanistan dengan nama Resolute Support (RSM) yang diluncurkan 1 Januari tahun ini.

Turki, bersama dengan Jerman dan Italia, memutuskan mempertahankan keberadaan pasukan mereka, setelah Amerika Serikat memutuskan untuk memperpanjang 14 tahun kehadiran militernya di negara itu pada Oktober lalu.

Jerman, sebagai negara kontributor teratas NATO dalam proses itu, menempatkan sekitar 850 personel militernya di Afghanistan, disusul kemudian oleh Italia sebanyak 760 dan Turki 500 personel. Demikian menurut data terbaru NATO.

Amerika Serikat menggandeng sekutu-sekutunya anggota NATO untuk menginvasi Afghanistan pada 2001 dengan dalih memburu dan memerangi terorisme, dengan menggulingkan pemerintahan Taliban, menyusul peristiwa 9/11 yang meruntuhkan kompleks gedung World Trade Center di New York.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guru Jepang Ini Simpan 150.000 Foto 27 Tahun Petualangan Seksnya di Filipina
Tulisan selanjutnya Dewan Da’wah Aceh Raih Syariah Award dari Dinas Syariat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?