Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kampus Universitas Inggris di China Ditutup Sampai Maret karena Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Februari 2020 19:50 7:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Februari 2020 19:50
Bagikan
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Stasiun Kereta Api Yingtan, Nanchang, Provinsi Jiangxi Tengah, China (22/01/2020) untuk mencegah virus corona menyebar ke kota lain.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kampus universitas-universitas Inggris di China masih belum diperbolehkan memulai perkuliahan kembali, setelah Beijing memperpanjang masa penutupan sektor pendidikan tinggi di China sampai bulan Maret guna mencegah penyebaran coronavirus lebih meluas.

Universitas Nottingham, Birmingham City dan Leeds termasuk dari banyak lembaga pendidikan tinggi Inggris yang diperintahkan untuk menunda perkuliahan sampai 2 Maret, setelah sebelumnya mereka diminta untuk menutup kampus sampai 24 Februari, lapor The Guardian Ahad (9/2/2020).

Sebelumnya Beijing memperbolehkan otoritas di daerah untuk membuat keputusan sendiri tentang kapan akan membuka kembali sekolah-sekolah dan universitas negeri setempat akhir bulan ini. Namun, kebijakan untuk memperpanjang penutupan kampus universitas-universitas yang dikelola pemerintah pusat, termasuk di dalamnya kampus universitas asing, kemungkinan akan membuat otoritas lokal mengikuti kebijakan Beijing tersebut.

Universitas Nottingham menjalankan kampus dengan jumlah mahasiswa hampir 8.000 di kota Ningbo, 25 mil ke arah selatan dari Shanghai. Seorang jubir univeritas itu mengatakan bahwa pihak kampus lebih memprioritaskan kesehatan mahasiswa, staf dan masyarakat. “Kami akan memastikan bahwa tak satu pun mahasiswa yang dirugikan secara akademik atau ekonomi. Bersama dengan universitas lain di China, pihak kampus mengikuti semua saran dari otoritas kesehatan dan memperpanjang liburan Imlek. Semester baru sekarang direncanakan akan dimulai pada 2 Maret.”

Birmingham City University memiliki 1.000 mahasiswa China dalam kerja samanya dengan Wuhan Textile University membuka Birmingham Institute of Fashion and Creative Art.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Liverpool University bekerja sama dengan Xi’an Jiaotong University memiliki 32.000 mahasiswa dan berkampus di bagian timur laut Wuhan.

Sektor pendidikan tinggi berkontribusi sekitar £22 miliar atau 1,2% dari GDP tahunan Inggris yang mencapai £2 triliun, dan dianggap sebagai salah satu industri ekspor Inggris yang paling berhasil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Harus Visioner seperti Rasulullah
Tulisan selanjutnya Fadli Zon Minta Indonesia – Turki Kerja Sama Bikin Drone

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?