Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Serang Rumah Sakit di Suriah: Tak Ada Teroris, yang Ada Bayi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Februari 2016 11:13 11:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Februari 2016 11:12
Bagikan
Sebuah rumah sakit di Rusiah yang disasar Rusia hancur
Bagikan

Hidayatullah.com–PBB mengatakan bahwa 50 orang terbunuh dalam serangan di tiga fasilitas medis termasuk sebuah rumah sakit anak di Azas, wilayah utara Suriah pada Senin, yang salah satu badan amal medis katakan serangan itu sengaja dilakukan oleh Rusia dan jet pemerintah.

Pada Senin malam, Sekjen PBB Ban Ki-Moon menyebut serangan tersebut “pelanggaran mencolok terhadap hukun internasional”, yang seorang juru bicara PBB katakan telah “berperan bayangan” (cast a shadow) atas kesepakatan genjatan senjata yang dibuat antara 17 negara Kelompok Pendukung Suriah pada minggu lalu, sebagaimana dikutip www.middleeasteye.net, 16 Februari 2016.

Ketakutan akan berlanjutnya perang sipil yang telah terjadi selama lima tahun dipicu oleh pasukan pemerintah Suriah dan Unit Pelindung Kurdi (YPG) yang dilaporkan mengambil Tel Rifaat pada Senin malam, sebuah kota kunci yang menjadi jalan menuju kota Azaz dimana serangan udara terjadi pada Senin.

Ketika Turki menembaki dengan meriam target-target Suriah di sepanjang perbatasannya selama tiga hari berturut-turut, Perdana Menteri Ahmet Davutoglu mengatakan pada Senin bahwa negaranya tidak akan membiarkan Kota Azaz jatuh ke tangan tentara Kurdi. Sementara itu, menteri pertahanan Rusia mengatakan penembakan meriam Turki sebagai “dukungan terbuka kepada terorisme internasional”.

Pasukan pemerintah Suriah dilaporkan mengatakan pada Al Jazeera pada Senin malam bahwa mereka berencana untuk melanjutkan berbaris menuju Azaz, kota di provinsi Aleppo di dekat perbatasan Turki, dimana pertempuran bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

‘Hanya bayi’

Pada hari sebelumnya, setidaknya 14 orang dilaporkan terbunuh ketika bom dijatuhkan pada sebuah rumah sakut anak di Azaz.

Sebuah video diposting oleh NGO Prancis yang beroperasi di Suriah dilaporkan memperlihatkan suasana sesaat setelah serangan, mengatakan bahwa di sana “tidak ada teroris ataupun pejuang, hanya bayi-bayi”./Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bashal al Assadfasilitas MedisNGOpejuangrumah sakitrusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Pelajar Muallimin Ingatkan Bahaya Propaganda LGBT
Tulisan selanjutnya Saudi Laksanakan Latihan Militer ‘Terbesar” dalam Sejarah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?