Hidayatullah.com–Otoritas olahraga Saudi mengambil tindakan tegas terhadap gaya rambut pemain sepak bola yang dianggap tidak sesuai Islam, demikian media lokal melaporkan.
Akhir pekan ini momen luar biasa terjadi di Arab Saudi. Seorang kiper dipaksa untuk mencukur rambutnya. Jika tidak, ia tak boleh bermain. Akhirnya sang kiper memilih pilihan kedua. Ia dibantu dua staf tim untuk memotong rambut di pinggir lapangan.
Kejadian ini mencuat setelah sebuah video yang diposting secara online hari Jumat menunjukkan seorang wasit menggunakan gunting untuk menghapus gaya rambut mohawk kecil sang kiper.
Mohawk adalah sejenis gaya rambut yang memotong habis bagian sisi kiri dan kanan hingga menyisakan bagian tengahnya saja dari depan hingga belakang serupa dengan bentuk rambut kuda.
Kepala organisasi pemuda kerajaan Saudi hari Selasa meminta federasi sepakbola Saudi SAFF untuk “melarang fenomena qaza’” (tindakan mencukur sebagian rambut dan meninggalkan sebagaia lain)
Model mohawk atau gaza’ sering dipakai para pemain sepak bola, demikian dikutip laman tribune.com.pk dikutip www.arriyadiyah.com.
Seorang komentator menulis di surat kabar Aljazeera pada hari Jumat, mendesak federasi sepak bola Saudi untuk “menjatuhkan sanksi” pada pemain bola yang bertentangan dengan Islam dan tradisi masyarakat setempat.
Dia juga mendesak federasi menerapkan sanksi terhadap pemain yang membuat mode rambut aneh yang dikhawatirkan mempengarui penggemar mereka, khususnya siswa sekolah.
Seperti diketahui, Arab Saudi memiliki banyak pemain sepak bola profesional asing yang bermain untuk tim lokal. Meski demikian, Saudi menerapkan peraturan ketat Islam.*