Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Malaysia Dukung Kuliah Agama Dr Zakir Naik Diteruskan Meski Liberal Kecewa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 April 2016 06:03 6:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 April 2016 05:43
Bagikan
Dr Zakir Naik, ceramah di Malaysia
Bagikan

Hidayatullah.com–Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA) Melaka menyambut baik pernyataan Ketua Menteri Melaka, Datuk Seri Ir Hj Idris Haron yang mendukung program dakwah Islam internasional, Dr Zakir Naik diadakan di negeri itu.

Ir Hj Mohd Khoushaini Mohd Naim dari ISMA mengatakan, Dr Zakir merupakan seorang tokoh yang disegani keahliannya dalam ilmu perbandingan agama di tingkat internasional dan ceramahnya akan memberi kebaikan menyeluruh kepada orang Islam dan bukan Islam.

“Apa yang terjadi adalah kesalahpahaman dan segelintir pihak yang tidak bertanggung jawab mengambil kesempatan dalam melakukan provokasi rasis dan agama.

“Ini bukan kali pertama kunjungan Dr Zakir ke Malaysia, bahkan beliau pernah dianugerahi Tokoh Maal Hijrah oleh Yang Dipertuan Agong,” katanya dalam pernyataan hari Rabu (13/04/2016) dikutip Portal Islam Melayu.

Sebelumnya, seorang aktivis liberal Zurairi AR menulis di harian  Malay Mail Online (10 April 2016)  bertajuk ‘Revering Zakir Naik, Malaysia is endorsing his malice’ (Memuja Zakir Naik, Malaysia Mendukung Kejahatannya).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Zurairi AR

Khoushaini Mohd Naim berharap agar pemerintah dan gabungan organisasi non pemerintah (NGO) Islam di negeri itu dapat turut sama menyukseskan program ini.

“Kita mengharapkan budaya dialog dan proliferasi pikiran berlangsung secara sehat dan rakyat diberikan kebebasan untuk melakukan diskusi dalam budaya keilmuan yang tinggi.

“Kita juga memohon Negara dan Koalisi LSM Islam Negeri Melaka dapat bersama dalam menyukseskan penyelenggaraan program kali ini yang dilihat memberi manfaat besar dan citra Islam di negeri ini,” katanya.

Sementara itu, di media yang sama, Ketua Dewan Agama Islam Selangor (MAIS), Datuk Mohamad Adzib Mohd Isa juga memberikan pernyataan dukungan agar program kuliah tokoh internasional, Dr Zakir Naik tetap diteruskan.

“Selama itu tidak melanggar kehendak syariat dan aturan yang ditetapkan, pihak MAIS akan selalu mendukung program seperti ini,” katanya.

Katanya, MAIS percaya ceramah yang akan disampaikan oleh Dr Zakir bersifat akademis untuk memberi penerangan kepada masyarakat umum dan bersoal jawab sehubungan aspek perbandingan agama.

“Pasal 3 (1) Konstitusi Federal telah mengangkat posisi Islam sebagai agama Negara, namun ketentuan ini tetap menjamin posisi agama-agama lain untuk dipraktekkan dengan aman,” jelasnya.

MAIS selalu mendukung dan mengangkat pegangan Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan tidak ragu untuk mengambil tindakan yang tepat terhadap pihak yang menantang posisi Islam di negara ini.

“Tanggung jawab untuk memelihara Islam merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh semua pihak dalam urusan pemerintahan negara ni tanpa mengira kaum,” ujarnya.

Menurutnya, semua pihak diminta agar dapat menjaga keharmonisan beragama dan menjaga sensitivitas penganut multi agama di negara ini.

Dalam pernyataan yang sama, ia juga menyarankan semua pihak agar tidak mencap setiap penganut agama lain dengan gelar buruk karena dapat mengundang permusuhan.

Dr Zakir Naik diundang ke Malaysia untuk memenuhi beberapa undangan kuliah agama. Beberapa kalangan non Muslim nampak kecewa dikhawatirkan ceramahnya.

Penceramah dan pendakwah internasional ini juga dikabarkan akan datang ke Indonesia atas undangan Pondok Pesantren Darussalam – Gontor, Ponorogo.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahlus Sunnah Wal Jama’ahISMAMalaysiaMUISZakir Naik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istilah Pemimpin Kafir yang Jujur Lebih Baik adalah Propaganda Berbahaya
Tulisan selanjutnya Seorang Diplomat yang Membelot dari Rezim Assad Cerita Pembantaian yang Ia Saksikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?